Lonceng Peringatan Dua Dekade Gempa Jogja
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Pabrik pengolahan limbah plastik di Kelurahan Pucang Sawit, Jebres, Solo, terbakar pada Rabu (26/6/2019) dini hari. (Solopos/Nicolous Irawan)
Harianjogja.com, SOLO --Mesin penghancur plastik yang meledak dan mengeluarkan api diduga menjadi penyebab kebakaran di pabrik pengolahan limbah plastik di Kelurahan Pucang Sawit, RT 001 RW 006, Jebres, Solo, Rabu (26/6/2019) pukul 03.30 dini hari.
Pabrik pengolah limbah plastik tersebut diketahui milik seorang pengusaha bernama Abeng.
Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo membutuhkan waktu dua jam untuk bisa memadamkan api tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Salah satu saksi, Wakhid Setyono, mengatakan tengah melintasi jembatan dan melihat kepulan asap dari pabrik pengolah limbah plastik tersebut. “Saya langsung ke sana dan ternyata ada kebakaran. Pemadam kebakaran sudah datang dan sudah ada banyak warga yang menyaksikan proses pemadaman,” bebernya.
Kepala Damkar Solo, Gatot Sutanto, mengaku mendapatkan laporan pukul 03.30 WIB melalui saluran radio. Laporan disampaikan salah satu warga atas nama Subroto yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Damkar langsung menerjunkan personel ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman. Menurut Gatot, pemadaman memakan waktu dua jam dari pukul 03.35 WIB hingga 05.35 WIB.
Proses pemadaman dilakukan oleh tujuh unit mobil pemadam kebakaran. Api yang membakar pabrik berhasil diisolasi oleh Damkar Solo sehingga tidak merembet ke permukiman.
“Kami menerjunkan lima unit mobil serta bantuan satu unit dari Boyolali dan satu unit dari Karanganyar. Sebagian isi pabrik pengelolaan limbah plastik terbakar. Beruntung tidak merembet sampai ke permukiman warga. Jadi tidak ada korban jiwa dari kebakaran tadi dini hari,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Iran menegaskan gencatan senjata dengan AS mencakup Lebanon dan memperingatkan AS serta Israel atas setiap potensi pelanggaran.
Bantul peringati Hari Lahir Pancasila 2026, tekankan persatuan, toleransi, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan global.
Arus kendaraan di Tol MBZ meningkat 45,6 persen saat libur Waisak 2026. Sebanyak 82.314 kendaraan melintas di kedua arah.
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah menjaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dalam perayaan Waisak 2026.