Bawa Sajam saat Geruduk Perumahan, 5 Pemuda di Kudus Ditangkap
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Halal bi Halal di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019) malam. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj meminta pada pemerintah agar melibatkan organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Hal itu dikatakan oleh Said saat memberi sambutan dalam acara Halal bi Halal di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat. Ia menyatakan NU akan selalu beriringan dengan konstitusi.
"Jangan khawatir, jangan ragu. Dulu, sekarang, dan seterusnya NU akan selalu bersama konstitusi," ujar Said, Senin (24/6/2019) malam.
Dalam kesempatan ini, Said kemudian mengutarakan permintaannya kepada pemerintah yang juga ditujukan kepada Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin yang turut hadir.
"Maka kepada pemerintah terutama wakil presiden (Maruf Amin). Kalau ingin kuat, kalau ingin gagah bangsa Indonesia ini, kalau ingin berwibawa ajak lah Nahdlatul Ulama," ujar Said.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.