Suaminya Suap Kalapas Agar Bisa Tidur dengan Wanita Lain, Wali Kota Tangsel Airin Rahmi Hanya Lempar Senyum

Airin Rahmi Diany - JIBI
07 Desember 2018 00:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rahmi Diany tak mau mespons ihwal kabar perselingkuhan suaminya yang terbongkar di persidangan.

Airin nampak bergegas memasuki kendaraan dinas yang telah menunggu di depan kantornya, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan, Jalan Maruga, Ciputat, Rabu 5 Desember 2018.

Dari balik kaca mobil dinasnya, Wali Kota itu hanya melempar senyum kecil serta lambaian tangan ke arah wartawan yang telah lama menunggu di lobby gedung. Tak ada respons dari Airin saat dimintai tanggapan kabar perselingkuhan sang suami, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang kembali terungkap saat ini.

Sepintas terlihat, raut wajah Wali Kota Airin seketika berubah datar saat sejumlah wartawan bertanya mengenai kabar perselingkuhan tersebut. Meski begitu, dia sempat menjawab singkat jika tak mau mengomentari pertanyaan-pertanyaan itu.

"No comment ya," ujarnya sambil memasuki mobil.

Isu terkuaknya kabar perselingkuhan Wawan tak membuat Airin melalaikan tugasnya sebagai Wali Kota Tangerang Selatan. Bahkan sehari menjelang mutasi sejumlah pejabat Lurah pada Rabu 5 Desember 2018 siang, dia sempat mengikuti rapat pembahasan mutasi hingga pukul 02.00 WIB.

"Ibu [Wali Kota Airin] tetap bekerja seperti biasa. Tidak ada yang berubah, dia tetap bisa fokus menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Bukan menghindar dari wartawan, beliau padat agendanya. Enggak, biasa saja. Nggak ada pengaruhnya dengan kinerja ibu," tutur Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Tangsel, Kamis (6/12/2018).

Pantauan di Puspemkot Tangsel hingga Kamis siang, tak terlihat kendaraan dinas Wali Kota Airin yang terparkir di tempat biasa. Padahal dari agenda protokoler dan Humas, tak didapatkan jadwal kegiatan Wali Kota di luar kantornya hari ini.

Perselingkuhan Wawan dengan wanita lain terkuak seusai mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen, didakwa menerima uang suap dari 3 narapidana kasus korupsi yaitu, Fahmi Dharmawansyah, Wawan, serta Fuad Amin Imron sekira ‎Rp179 juta.

Berdasarkan surat dakwaan yang diterima Okezone, Wahid Husen menerima suap dari Wawan senilai Rp63 juta. Uang suap tersebut diberikan Wawan ke Wahid Husen untuk mendapat ‎kemudahan dalam hal pemberian izin keluar masuk Lapas.

"Pada tanggal 5 Juli 2018 dalam bentuk ILB dengan alasan mengunjungi ibunya yang sedang sakit di Serang, padahal terdakwa mengetahui bahwa izin keluar dari Lapas tersebut sengaja disalahgunakan oleh Wawan untuk pergi menginap di Hotel Hilton Bandung selama 2 hari," mengutip dakwaan Jaksa Penuntut kepada Wahid Husen.

Tak hanya itu, Wahid Husen juga memberikan kemudahan dalam pemberian izin berobat ke rumah sakit pada tanggal 16 Juli 2018. Padahal, dia mengetahui jika izin tersebut disalahgunakan oleh Wawan untuk menginap di luar Lapas.

Dalam dakwaan juga disebutkan, Wawan dibawa keluar Lapas Sukamiskin ‎menggunakan ambulans yang dikemudikan oleh Staf Keperawatan Lapas, Ficky Fikri ke parkiran rumah sakit. Namun setibanya di parkiran, Wawan berpindah menaiki mobil yang telah menunggunya.

Selanjutnya, Wawan bersama orang kepercayaannya, Ari Arifin, menuju ke rumah milik kakaknya, Atut.‎ Lalu Wawan dan Ari Arifin meneruskan perjalanan ke Hotel Grand Mercure Bandung. Di sana, Wawan disebutkan menginap dengan wanita lain.

Sumber : Okezone.com