Advertisement
Geram dengan Habib Bahar yang Diduga Sebut Jokowi Banci, Moeldoko : Ulama Harusnya Jadi Panutan
Habib Bahar bin Smith - Wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut geram dengan kabar penceramah Habib Bahar bin Smith yang menyebut Presiden Jokowi Banci.
Moeldoko mendukung langkah Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Habib Bahar Bin Smith ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Habib Smith dilaporkan lantaran ceramahnya yang menghina Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dengan kata banci.
Advertisement
"Iya dong, harus itu [dilaporkan ke polisi penghina presiden]," ujar Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/11/2018).
Menurut Moeldoko seorang ulama atau habib sehrusnya bisa memberikan ceramah yang memberikan kesejukkan dan menyatukan masyarakat Indonesia. Mantan Panglima TNI ini menyayangkan dalam ceramah itu, Habib Smith menyebut Jokowi banci.
BACA JUGA
"Itu seorang ulama berbicara seperti itu. Saya secara pribadi mengutuk itu. Jika benar Habib Bahar menyebut itu ya," kata dia.
"Seorang ulama harus menjadi panutan dari tutur katanya, dari perilakunya, masak seperti itu. Sebagai pribadi saya nggak respek," Moeldoko menambahkan.
Lebih jauh Moeldoko mengatakan, dirinya sudah melihat video berisikan ceramah Habib Smith yang diduga sudah menghina dan merendahkan Jokowi.
"Sudah lihat. Bagaimana itu seorang kepala negara diperlakukan seperti itu," katanya.
Untuk diketahui, selain dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Habib Bahar juga dilaporkan Organisasi Jokowi Mania ke SPKT Bareskrim pada Rabu (28/11/2018), lantaran dianggap melakukan orasi yang mengandung unsur ujaran kebencian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pejabat Kongres: AS Belum Punya Pertahanan Memadai Hadapi Drone Shahed
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
Advertisement
Jelang Lebaran, Kasus Penyebaran DBD di Gunungkidul Melandai
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dokter UI: GERD Bisa Sembuh Jika Ubah Gaya Hidup dan Obat Tuntas
- Sampling Takjil di Jogokariyan, Dinkes Jogja Temukan Pewarna Berbahaya
- Iran Bantah Tutup Selat Hormuz, Tuduh AS Tenggelamkan Fregat Dena
- Angin Kencang Robohkan Pohon, Rumah Mbah Karto di Kulonprogo Hancur
- Diduga DUI, Britney Spears Ditangkap di California
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- Iran Tegaskan Tak Minta Gencatan Senjata dengan AS dan Israel
Advertisement
Advertisement








