Advertisement
Korban Tewas Gempa Haiti Bertambah Jadi 15 Orang
Warga yang terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,9 pada sehari sebelumnya dirawat di sebuah tenda di Port-de-Paix, Haiti, Minggu (7/10/2018). - Reuters/Ricardo Rojas
Advertisement
Harianjogja.com, PORT-AU-PRINCE-Korban tewas akibat gempa yang mengguncang Haiti pada Sabtu bertambah menjadi 15 orang. Gempa itu juga mencederai 300 lagi serta menghancurkan 40 rumah, kata Jerry Chandler, Kepala Badan Perlindungan Sipil Haiti, pada Senin (8/10/2018).
Chandler mengungkapkan jumlah korban dan kerusakan itu saat jumpa pers.
Advertisement
Gempa bermagnitudo 5,9 itu mengguncang wilayah utara pada Sabtu malam hingga menimbulkan kepanikan pada warga di wilayah itu.
Gempa Sabtu merupakan yang terkuat menggetarkan Haiti sejak gempa bermagnitudo 7,0 menghantam ibu kota negara Haiti, Port-au-Prince, pada 2010 dan menewaskan puluhan ribu warga.
BACA JUGA
Gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 muncul pada Minggu sore dan membuat para warga berhamburan ke jalanan di Port-de-Paix, kota pesisir yang terkena kemalangan dari gempa pada Sabtu.
Gempa bermagnitudo 5,9 pada Sabtu muncul di kedalaman 11,7 kilometer, menurut Survei Geologi Amerika Serikat.
Empat orang tewas di dan sekitar kota Gros-Morne di selatan, termasuk seorang perempuan yang meninggal karena serangan jantung setelah gempa, kata pihak berwenang setempat.
Satu warga di kota Chansolme tewas ketika sebuah rumah rubuh sementara satu lainnya tewas di Saint-Louis-du-Nord.
Tim-tim penyelamat berpencar untuk membantu para warga, yang banyak di antaranya masih mengalami trauma akibat gempa 2010.
Port-de-Paix, Gros-Morne dan kota Chansolme serta pulau Tortuga di utara merupakan daerah-daerah yang terdampak paling parah oleh gempa tersebut, kata badan perlindungan sipil Haiti dalam pernyataan.
"Getaran dirasakan di seluruh negeri dan menimbulkan kepanikan di beberapa kota," kata badan tersebut.
Presiden Jovenel Moise mengimbau rakyatnya untuk tetap tenang.
Ia mengatakan di Twitter bahwa dirinya telah "memerintahkan semua sumber daya yang dimiliki republik" untuk diarahkan membantu upaya pemulihan.
Pada Minggu pagi, Moise mengatakan ia sedang berada dalam perjalanan ke Port-de-Paix dan Gros-Morne.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Open House Idulfitri di Kantor Gubernur DIY Dipastikan Ramah Difabel
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Tak Perlu Suplemen Ini Cara Penuhi Vitamin D Harian
- Viral Donasi di Stasiun Tugu Jogja Bikin Resah, Ini Kata PT KAI Daop 6
- Ratusan Gempa Guncang Sulawesi Utara, Banyak yang Tak Terasa
- Lebaran, Jalur Lurus dan Simpang Jadi Titik Rawan Kecelakaan di Bantul
- Muncul Wacana Tak Bayar THR Bisa Masuk Ranah Pidana
- Lereng Merapi Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Kaliadem Paling Ramai
- Pepaya Jadi Andalan Perawatan Wajah Alami di Rumah
Advertisement
Advertisement





