Gempa Besar Guncang Turki, 500 Warga Negara Indonesia Terkena Dampaknya
Gempa besar dengan magnitudo 7,8 mengguncang Turki, Senin (6/2/2023). Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki mencatatkan terdapat 500 WNI terdampak.
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara memberikan penjelasan tentang Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2016, di Jakarta, Senin (22/5)./JIBI-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Belasan trilun uang negara menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena bermasalah.
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) menyampaikan masih ada permasalahan keuangan pemerintah senilai Rp11,55 triliun sepanjang tahun anggaran 2017.
Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengungkapkan 9.808 temuan yang memuat 15.773 permasalahan ketidakpatuhan senilai Rp10,6 triliun dan ketidakhematan senilai Rp1,49 triliun temuan dari Laporan Keuangan Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, dan badan lainnya 2017.
"Atas permasalahan ketidakpatuhan yang berdampak finansial tersebut, pada saat pemeriksaan entitas telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset dan atau menyetor ke kas negara, daerah, perusahaan senilai Rp676,15 miliar sebesar 7%," jelasnya dalam Sidang Paripurna DPR RI, Selasa (2/10/2018).
Jumlah tersebut menambah daftar hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan BPK sejak 2005.
Berdasarkan ikhtisar hasil pemeriksaan semester (IHPS) I Tahun 2018 memuat hasil pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan (TLRHP) sampai dengan tahun 2018 atas LHP yang diterbitkan tahun 2005-30 Juni 2018.
Pada periode 2005-30 Juni 2018, BPK telah menyampaikan 510.514 rekomendasi hasil pemeriksaan kepada entitas yang diperiksa senilai Rp279,79 triliun. Hasil pemantauan tindak lanjut rekomendasi tersebut, sebagai berikut.
- Telah sesuai dengan rekomendasi sebanyak 369.356 rekomendasi(72,3%) senilai Rp143,42 triliun.
- Belum sesuai dengan rekomendasi sebanyak 102.005 rekomendasi (20,0%) senilai Rp98,64 triliun.
- Rekomendasi belum ditindaklanjuti sebanyak 34.354 rekomendasi (6,8%) senilai Rp24,24 triliun.
- Rekomendasi tidak dapat ditindaklanjuti sebanyak 4.799 rekomendasi (0,9%) senilai Rp13,49 triliun.
Secara kumulatif sampai dengan 30 Juni 2018, rekomendasi BPK atas hasil pemeriksaan periode 2005-30 Juni 2018 telah ditindaklanjuti entitas dengan penyerahan aset atau penyetoran uang ke kas negara/daerah/perusahaan adalah sebesar Rp79,98 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Gempa besar dengan magnitudo 7,8 mengguncang Turki, Senin (6/2/2023). Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki mencatatkan terdapat 500 WNI terdampak.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.