Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Johan Budi. /Antara Foto-Widodo S
Harianjogja.com, JAKARTA- Staf Khusus Presiden Johan Budi Sapto Pribowo kini tak lagi menjadi jubir tim sukses Jokowi.
Politikus PDI Perjuangan Johan Budi Sapto Pribowo mengajukan surat pengunduran diri sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Surat pengunduran diri Johan sudah disampaikan sejak 10 hari yang lalu.
"Saya mundur dari jubir Tim Kampanye Nasionak (TKN), sejak 10 hari yang lalu," ujar Johan kepada Suara.com, Senin (17/8/9/2018).
Johan mengaku ingin fokus mengkampanyekan dirinya sebagai bakal calon anggota DPR RI dari PDI Perjuangan. Dia maju dari daerah pemilihan (Dapil) VIII Jawa Timur.
Selain itu, Johan juga ingin fokus pada pekerjaannya saat ini sebagai Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi.
"Saya mau fokus ke pencalegan saya dan sebagai staf khusus Presiden, yang membutuhkan waktu dan pikiran," kata Johan.
Johan tetap menjadi staf khusus presiden Jokowi meski maju di Pileg 2019. Saat kampanye, Johan hanya perlu mengajukan cuti sebagai staf khusus presiden.
"Saya kalau kampanye ya ambil cuti. Kan kampanye bisa Sabtu dan Minggu, lagi libur," kata Johan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
HPP gula petani tak berubah sejak 2024. APTRI mengusulkan Rp15.500/kg, tetapi keputusan pemerintah belum terbit saat musim giling 2026 berakhir.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.