Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi perampokan dan perampasan./Harian Jogja
Harianjogja.com, SEMARANG-Kawanan perampok bersenjata api menyekap pegawai sebuah minimarket di Kota Semarang pada Jumat (14/9/2018) dini hari, dan membawa kabur uang Rp23 juta yang tersimpan dalam brankas pasar swalayan kecil tersebut.
Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli mengatakan bahwa tindak kejahatan itu terjadi di minimarket Indomaret di Jalan Setiabudi, Kota Semarang.
Kapolsek mengatakan, dua pegawai Indomaret yang berada di dalam toko disekap oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang.
"Dari keterangan saksi, komplotan perampok ini datang dengan menggunakan sebuah mobil," katanya.
Dua perampok masuk ke dalam toko sambil menodongkan senjata api, sementara lainnya berjaga di luar.
Dua pelaku yang masuk ke dalam toko mengambil uang yang ada di dalam mesin kasir serta memaksa kedua pegawai toko membuka brankas tempat menyimpan uang.
Pelaku kemudian mengikat kedua pegawai toko modern tersebut sebelum akhirnya kabur.
Kejadian itu diketahui setelah kedua korban berhasil melepaskan diri dan melapor ke polisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.