Kapitra Ungkap Kejanggalan Pernyataan Mahfud MD Soal Ancaman Ma'ruf Amin

Kapitra Ampera - Suara.com
15 Agustus 2018 16:17 WIB Newswire News Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JAKARTA-Bakal calon anggota legislatif DPR RI dari PDIP Kapitra Ampera membantah pernyataan Mahfud MD yang menuding Ma’ruf Amin menyuruh Nahdlatul Ulama mengancam Jokowi, sehingga bisa menjadi bakal calon wakil presiden.

“Saya menyesalkan pernyataan Pak Mahfud MD di ILC, Selasa [14/8/2018] malam. Dia mengatakan, Rabu [8/8/2018] pukul 11.00 WIB, Kiai Ma'ruf Amin dipanggil Presiden Jokowi. Padahal, pada saat itu, Kiai Ma’ruf sedang bersama saya,” kata Kapitra Ampera dalam keterangan tertulis kepada Suara.com, Rabu (15/8/2018).

Ia menuturkan, Rabu pekan lalu, ia bersama Ma'ruf Amin menghadiri pengukuhan Jenderal Budi Gunawan sebagai Gubur Besar Intelijen di STIN Sentul, Bogor.

“Selain kami, ada juga Ustaz Zaitun Rasmin, dan Slamet Maarif [Jubir FPI],” tukas Kapitra

Sebelumnya diberitakan, Mahfud MD mengungkap kronologis dirinya dipilih Jokowi sebagai bakal calon wakil presiden, tapi pada menit-menit terakhir deklarasi, Kamis (9/8/2018) pekan lalu, digantikan oleh Ketua MUI Ma'ruf Amin.

Ia mengatakan, kegagalannya menjadi bakal cawapres Jokowi pada menit-menit terakhir tersebut disebabkan manuver politik yang dilakukan sejumlah petinggi Nahdlatul Ulama, atas perintah Ma'ruf Amin.

Hal tersebut diutarakan Mahfud MD dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu jurnalis kawakan Karni Ilyas, Selasa (14/8/2018) malam.

Sumber : Suara.com

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia