Advertisement
Gawat, Ratusan Hektare Lahan di Kotim Terbakar, Api Masih Berkobar
Ilustrasi kebakaran lahan. - Ist/Polsek Kokap
Advertisement
Harianjogja.com, SAMPIT-Lahan semak belukar di Kabupaten Kotawarinhin Timur, Kalimantan Tengah hangus terbakar dan sampai saat ini api masih berkobar. Adapun luasan lahan yang terbakar mencapai 450 hektare.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Muhammad Yisuf di Sampit, Rabu (8/8/2018) mengatakan, kebakaran lahan milik warga tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kotawaringin Timur.
Advertisement
"Sampai sekarang yang terdata ada sebanyak 12 tirik lokasi kebakaran lahan. Dan 450 hektare lahan yang terbakar 314,57 hektare di antaranya berada di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, tepatnya di Desa Basirih Hilir," tambahnya.
Menurut Yusuf, sampai saat ini kobaran api di wilayah Desa Basirih Hilir masih terus berkobar, sehingga tidak menutup kemungkinan luasan lahan yang terbakar akan bertambah semakin luas.
BACA JUGA
"Tim serbu api dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Kotawaringin Timur sudah berupaya melakukan pemadaman, namun karena lahan yang terbakar adalah lahan gambut dan lokasinya sangat sulit di jangkau maka tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dinas dan instansi terkait serta beberapa sukarelawan dari kelompok masyarakat kita tarik mundur," terangnya.
Lebih lanjut Yusuf mengatakan, pemadaman selain terkendala letak lokasi yang sulit dijangkau juga akibat sulitnya mendapatkan air.
"Untuk pemadaman lahan yang terbakar tersebut sekarang dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB]," jelasnya.
Yusuf mengatakan, pemadaman kebakaran lahan melalui udara di Desa Basirih Hilir sudah berlangsung beberapa pekan terakhir, namun api masih belum padam total.
"Untuk kebakaran lahan yang bisa kita jangkau semuanya dapat kita kendalikan dan tidak ada masalah, meski demikian kami tetap waspada," tegasnya.
Yusuf juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kotawaringin Timur untuk tidak membakar lahan karena sekarang sudah memasuki musim kemarau.
"Kami berharap kepulan asap kebakaran lahan yang terjadi di Desa Basirih Hilir tidak sampai mengganggu penerbangan dan berlangsungnya pelaksanaan Asian Games 2018," demikian Yusuf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement








