Advertisement
Tragis, Bocah 4,5 Tahun Tewas Tertabrak Mobil yang Dikendarai Ayah sambil Main Handphone
Ilustrasi kecelakaan - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SIDOARJO - Kisah tragis dialami keluarga di Sidoarjo Jawa Timur. Keluarga itu harus kehilangan sang anak akibat kelalaian sang ayah.
Seorang bocah perempuan 4,5 tahun di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur tewas ditabrak mobil yang dikendarai ayahnya sendiri saat hendak sekolah, Rabu pagi 25 Juli 2018. Hal ini terjadi karena sang ayah tidak tahu dan sibuk dengan handsetnya saat anaknya turun dari mobilnya.
Advertisement
Kapolsek Gedangan Sidoarjo Kompol Heri Siswoko mengatakan, meski kejadian tragis ini hingga kini tidak dilaporkan ke polisi. Namun aparat Satlantas Polres Sidoarjo saat ini tetap melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Menurut Kapolsek kejadian tragis ini terjadi tepat di depan sekolah korban di Kawasan Perumahan Griya Permata Gedangan Sidoarjo.
BACA JUGA
“Ironisnya mobil yang menabrak korban adalah mobil yang dikendarai oleh ayahnya sendiri. Sesaat setelah korban turun dari mobil tersebut untuk masuk ke dalam sekolah,” kata dia.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan sejumlah saksi di tempat kejadian peristiwa tragis itu terjadi karena diduga ayah korban tak mengetahui korban turun dari mobil dan menuju kearah depan mobil.
Itu karena sang ayah sibuk dengan handset yang dipakainya. Dimana mendadak ayah korban memajukan mobilnya dan langsung menabrak korban.
“Saat ini kejadian tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan polisi dari Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo,” timpal Kapolsek.
Meski korban sempat dilarikan kerumah sakit terdekat oleh guru dan ayah korban namun kondisinya tak mampu diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.
Keluarga Menutup Diri
Khairul Fiqran, Ayah yang menewaskan bocah 4,5 tahun karena sibuk dengan handphone-nya, kini masih dalam keadaan trauma. Kejadian di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur itu membuat pihak keluarga menutup diri dari pihak luar, termasuk wartawan.
Sang anak yang berinisial MAN kini telah dimakamkan di pemakaman desa setempat. Kasus tersebut pun kini dalam penanganan Polresta Sidoarjo.
Kapolsek Gedangan Sidoarjo Kompol Heri Siswoko menjelaskan bahwa kejadian yang terjadi pada Rabu 25 Juli tersebut hingga kini tak dilaporkan ke polisi. Keluarga masih terlihat trauma dan menutup diri dari khalayak.
Menurut Kapolsek kejadian tragis ini terjadi tepat di depan sekolah korban di Kawasan Perumahan Griya Permata Gedangan Sidoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Kanada Panggil OpenAI seusai Penembakan Massal
- Thailand Pangkas Kadar Gula Minuman: Thai Tea dan Kopi Lebih Sehat
- Pemda DIY Sewakan Eks Hotel Mutiara 30 Tahun
- PSS Sleman Tak Terkalahkan, Duet Fachruddin-Lucao Solid
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- Spesifikasi Mewah Calon Mobil Dinas Gubernur Kaltim Senilai Rp8,5 M
- Gaji Guru PPPK Paruh Waktu dan JLOP Kulonprogo Rp1 Juta
Advertisement
Advertisement








