Mahfud MD Masuk Daftar Cawapres Pilihan Jokowi

Guru Besar Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Prof Mahfud MD. - Harian Jogja/Desi Suryanto
16 Juli 2018 15:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Siapa cawapres yang dikantongi Joko Widodo mulai terungkap satu per satu. Salah stau nama yang disebut adalah Mantan Ketua MK Mahfud MD.

‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyebutkan empat dari lima nama calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2019.

Sebelumnya, Jokowi telah menyebut nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Kemudian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan bahwa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan mantan Ketua MK Mahfud MD juga masuk dalam lima nama dibursa Cawapresnya tersebut.

"[Airlangga] masuk. Dan [Mahfud MD] sangat bagus, sangat bagus," kata Jokowi seusai menghadiri acara kuliah umum pendidikan Bela Negara Partai Nasdem, Jakarta, Senin (16/7/2018).

Jokowi mengaku masih menggodok kelima nama tersebut bersama tim internal yang telah dibentuk sebelumnya. Dia juga mengaku setiap hari telah bertemu bersama ketua umum partai koalisi.

"Tapi banyak tertutup," ujar Jokowi di Jakarta, Senin (16/7/2018). Jokowi sempat berseloroh tentang lima nama yang telah mengerucut menjadi Cawapresnya tersebut. Menurut dia, kantung yang dimilikinya cukup banyak untuk menampung kelima nama Cawapresnya tersebut.

"Harus dimengerti ya, kantong saya itu enggak cuma satu, kantong luar ada, kantong dalam ada, kantong celana ada, kanan dan kiri. Masih ada kantong belakang juga ada," kelakar Jokowi.

Ia menambahkan bahwa kelima nama Cawapresnya tersebut sudah mengerucut menjadi lima nama dan semuanya masih dalam proses penggodokan tim internal maupun partai koalisi pemerintahan.

"Sekali lagi, saya sampaikan masih digodok yang matang, kalau mata itu nanti enak semuanya, kalau belum matang, dikeluarkan gimana? Enggak enak, setengah mata nanti," tandas Jokowi.

Sumber : Okezone