Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Desainer fesyen, Kate Spade./Shutterstock
Harianjogja.com, JAKARTA- Publik dihebohkan dengan kematian desainer fesyen yang juga merupakan seorang mantan jurnalis Kate Spade akibat bunuh diri.
Desainer fesyen, Kate Spade, 55 ditemukan tewas bunuh diri di kamar apartemennya di New York, Amerika Serikat.
Dalam sebuah wawancara podcast bersama Guy Raz pada November 2017, Kate Spade mengaku sering merasa gugup dan terlalu cemas.
"Saya orang yang sangat gugup dan saya sangat khawatir. Andy [suami Kate] tidak lebih berbeda. Saya adalah tipe orang \'langit jatuh\', dan Andy adalah tipe orang \'tidak apa-apa\'.
Hal tersebut diakui oleh saudara kandung Kate Spade, Reta Saffo. Berbicara kepada surat kabar Kansas City Star, ia mengatakan bahwa kakaknya menderita depresi selama bertahun-tahun dan menolak mencari bantuan medis.
Ia bahkan mengatakan bahwa peristiwa tragis ini tidak terlalu mengherankan. "Saya akan mengatakan ini bukannya tidak terduga oleh saya. Dia [Kate] selalu menjadi gadis kecil yang sangat bersemangat dan saya merasa semua tekanan yang datang dari mereknya mungkin telah mengubah tombol di mana dia akhirnya menjadi manik depresif," tulis Saffo dalam sebuah email kepada surat kabar Kansas City Star dilansir news.com.au.
Ia sudah mencoba bantuan bagi saudarinya selama tiga atau empat tahun terakhir. "Saya hampir meyakinkannya untuk mendapatkan perawatan [ke tempat yang sama Catherine Zeta-Jones melakukan program pengobatan bipolar yang sukses]. Saya berbicara dengan mereka di telepon dan mereka setuju untuk terbang dan berbicara dengannya [Kate] dan membawanya bersama mereka ke pusat perawatan," tulis Saffo lagi.
Kate Spade sudah siap untuk pergi, tapi tiba-tiba saja kembali mengalami ketakutan. "Saya bahkan mengatakan saya [akan] pergi bersamanya dan menjadi seorang \'pasien\' juga, dia menyukai ide itu. Itu sepertinya membuatnya lebih nyaman, dan kami sudah hampir mengemasi tas, tetapi-pada akhirnya, citra dari mereknya lebih penting. Dia benar-benar khawatir tentang apa yang akan dikatakan orang jika mereka tahu," cerita Saffo panjang lebar.
Pun pada 2017 saat Kate Spade mempromosikan usaha barunya, Frances Valentine, seorang wartawan televisi pernah bertanya adakah hal yang ingin dia lakukan sebelum dulu memulai bisnis.
"Ya, kurang khawatir. Saya benar-benar berharap saya tidak terlalu khawatir. Saya khawatir di seluruh perusahaan [Kate Spade Handbags] dan saya masih melakukannya," kata Kate saat diwawancara Build.
Saffo menduga kematian aktor Robin Williams pada 2014 lalu memainkan peran penting pada keputusan Kate untuk melakukan hal yang sama.
"Dia terus menontonnya [berita kematian Robin] dan menontonnya berulang-ulang. Saya pikir rencana itu sudah ada bahkan sejak itu," kata Saffo.
Suami sekaligus mitra bisnis Kate Spade, Andy Spade, juga memainkan peran kunci dalam melobi ikon mode tersebut untuk segera mendapatkan bantuan. Namun nyatanya itu tidak berhasil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Orang tua diingatkan waspadai risiko game online seperti Minecraft, Roblox, dan Fortnite yang berpotensi jadi sarana kejahatan terhadap anak.
Aston Villa juara Liga Europa 2026 usai mengalahkan Freiburg 3-0. Pangeran William menangis haru di tribun stadion.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
BTS dipastikan tampil di American Music Awards 2026 dan membawa tiga nominasi bergengsi termasuk Artist of the Year.
Kehadiran Megawati Hangestri membuat followers Instagram Hyundai Hillstate melonjak hingga tembus 150 ribu.