Advertisement
500 Rumah di Myanmar Hancur Dihajar Angin Kencang
Ilustrasi angin kencang. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, MYANMAR- Ratusan rumah di Myanmar rusak setelah dihajar bencana angin kencang pada Selasa (29/5/2018).
Angin kencang, yang ditambah oleh hujan lebat, telah menghancurkan lebih dari 500 rumah di Kotapraja Shew Pyi Tha, wilayah Yangon di Myanmar, demikian laporan media resmi Global New Light of Myanmar.
Advertisement
Angin kencang, yang bertiup cuma beberapa menit sebelah fajar pada Selasa (29/5/2018), merobohkan pohon dan menghancurkan banyak rumah, sehingga memutus pasokan listrik di kotapraja tersebut. Namun, tak ada laporan mengenai korban jiwa.
Kepala Menteri Wilayah Yangon U Phyo Min Thein bergegas ke lokasi dan memimpin operasi pembersihan puing dan pemulihan pasokan listrik.
BACA JUGA
Tempat penampungan sementara didirikan untuk menampung dan membantu korban yang kehilangan rumah, kata Xinhua-yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu (30/5/2018) siang.
Pada hari yang sama, hujan lebat dan angin kencang juga menghumbalang cabang pohon di Hmawbi, Dagon Myothit-utara dan kotapraja lain.
Sementara itu, Departemen Hidrologi dan Meteorologi Myanmar mengeluarkan peringatan darurat warna-merah pada Selasa sore bahwa depresi cuaca tropis dalam terbentuk di bagian timur-tengah Teluk Benggala dan topan diperkirakan memasuki daratan daerah pantai di Negara Bagian Rakhine di dekat Ann dalam waktu 12 jam ke depan.
Tim pertolongan melakukan persiapan di 17 kotapraja di Negara Bagian Rakhine termasuk Maungtaw dan Buthidaung setelah peringatan topan dikeluarkan.
Pemerintah lokal telah membekukan layanan saluran air Angumaw-Sittway selama tiga hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








