Advertisement
BNPT Tegaskan Pengamanan di Asian Games 2018 Bakal Sangat Ketat
Ilustrasi Asian Para Games 2018. - Ist/Instagram Asian Para Games 2018
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menegaskan pihaknya akan "all out" mengamankan Asian Games 2018 dari kemungkinan gangguan teroris.
Dikutip dari siaran pers di Jakarta, Kamis (17/5/2018), Suhardi ingin Asian Games di Indonesia "zero attack, zero accident" seperti yang pernah dilakukan Korea Selatan saat menggelar Asian Games 2014 di Incheon dan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang.
Advertisement
Untuk itu, kata mantan Kabareskrim Polri itu, pengamanan akan dibuat sangat ketat agar tidak ada celah bagi pihak-pihak yang ingin mengganggu ajang olahraga terbesar di Asia tu.
"Sangat ketat, siapa pun yang tidak pakai ID Card tidak boleh masuk. Motonya 'zero attack dan zero accident'," kata Suhardi.
BACA JUGA
Menurut Suhardi, acara bertaraf internasional seperti Asian Games memang berpotensi menjadi incaran teroris sehingga langkah antisipasi, kewaspadaan dan sinergi berbagai pihak perlu dilakukan.
Ia mengingatkan Piala Dunia 2018 di Rusia juga sudah lama diancam oleh kelompok militan, terutama ISIS. "Fakta ini harus menjadi suatu pemahaman agar bisa diantisipasi dengan baik. Karena itulah, masalah keamanan ini harus benar-benar diperkuat, tanpa celah," katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kamis, menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Asian Games yang diikuti BNPT beserta kementerian dan lembaga terkait.
Selain Kepala BNPT, hadir dalam rapat itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, Wakapolri yang juga CdM Kontingen Indonesia Komjen Pol Syafruddin, Deputi Kemenpora Gatot Dewobroto, Wakil Ketua Inasgoc Mayen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari, serta perwakilan dari Kemenlu, BSSN, dan PPK GBK.
Menurut Suhardi, dalam rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu dibahas sangat detail terkait pengamanan Asian Games yang akan digelar tiga bulan mendatang.
"Semua dibahas dengan detail seperti masalah keamanan, penempatan atlet, VIP, venue. Itu kami identifikasi, terus apa yang mesti kami lakukan. Intinya, semua sudah berkolaborasi dengan baik," ujar Suhardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Aston Martin PHK 20 Persen Karyawan, Terjepit Tarif Impor AS
- Pemkot Jogja Jaga Harga Pangan Ramadan Tetap Stabil
- Maarten Paes Terancam Jadi Kiper Camat di Ajax
- Berkah Lebaran, Produsen Amplop di Kulonprogo Kebanjiran Order
- PSIM Hadapi Jadwal Padat, Van Gastel Harus Putar Otak Jaga Kebugaran
- Tak Perlu Buka Maps, Google Messages Bakal Bisa Berbagi Lokasi
- Akses ke Pantai Lewat Jalan NgawenKarangmojo Rusak, Warga Mengeluh
Advertisement
Advertisement






