Dahsyatnya Letusan Gunung Api di Hawaii, Ribuan Orang Dievakuasi

Newswire
Newswire Sabtu, 05 Mei 2018 21:50 WIB
Dahsyatnya Letusan Gunung Api di Hawaii, Ribuan Orang Dievakuasi

Letusan Gunung Berapi Kilauea di Negara Bagian Hawaii, Amerika Serikat pada Kamis (3/5/2018)./Reuters

Harianjogja.com, LOS ANGELES- Letusan Gunung Berapi Kilauea di Negara Bagian Hawaii, Amerika Serikat pada Kamis (3/5/2018), memaksa ribuan orang mengungsi.

Erupsi gunung berapi itu menyebabkan lava menyembur di daerah perumahan dan memaksa pihak berwenang mengevakuasi ribuan orang. Tayangan televisi lokal memperlihatkan lava mengalir melewati hutan menuju ke daerah pemukiman.

Unit Pengamatan Gunung Berapi Hawaii dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) telah berada di lokasi untuk memeriksa dampak dari erupsi yang diikuti oleh puluhan gempa dalam beberapa hari terakhir. USGS melaporkan, pada pukul 10.30 pagi waktu setempat, gempa berkekuatan 5 skala Richter di selatan kawah Puu Oo memicu longsoran batu dan berpotensi menyebabkan runtuhnya kawah.

USGS juga memperingatkan akan bahaya dari debu yang keluar dari gunung berapi terhadap warga yang berada di sekitar lokasi.

"Asap abu singkat yang dihasilkan oleh peristiwa ini melayang ke langit dan terus menghilang karena hanyut ke barat daya dari Puu Oo," kata seorang penasihat dari agensi tersebut, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (5/5/2018). Dia memperingatkan bahwa warga di daerah yang berlawanan dengan angin dapat merasakan debu dari abu vulkanis tersebut.

Pihak berwenang juga memperingatkan kemungkinan banjir lahar, kebakaran, asap dan gempa susulan yang dapat terjadi. Bahaya lain termasuk konsentrasi mematikan gas sulfur dioksida, juga ledakan metana yang dapat melontarkan bebatuan dan puing ke wilayah sekitar.

Gubernur Hawaii, David Ige telah mengaktifkan pasukan Garda Nasional dan memberi tahu penduduk agar memperhatikan peringatan dari Dinas Pertahanan Sipil. Pusat komunitas lokal telah dibuka bagi warga yang terkena dampak letusan tersebut.

"Harap waspada dan bersiap sekarang untuk menjaga agar keluarga Anda aman," tulis Ige di Twitter.

USGS telah meningkatkan status peringatan gunung berapi di daerah itu dari “diamati“ ke “peringatan”. Pihak berwenang juga melaporkan bahwa "celah baru di tanah " telah ditemukan. Badan itu menjelaskan bahwa sulit untuk mengetahui di mana celah baru akan muncul dan lava akan keluar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online