Advertisement

Belum Membaik, Begini Kondisi Mata Novel Baswedan Usai Operasi Tahap II

Newswire
Senin, 30 April 2018 - 17:37 WIB
Nina Atmasari
Belum Membaik, Begini Kondisi Mata Novel Baswedan Usai Operasi Tahap II Penyidik KPK Novel Baswedan didampingi istrinya Rina Emilda. - Antara Foto/Muhammad Iqbal

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan baru saja menjalani operasi tahap kedua untuk matanya di Rumah Sakit (RS) Singapura.

Hasilnya, mata sebelah kanan masih belum mengalami perkembangan yang signifikan.

Advertisement

Menurut, Juru Bicara KPK Febri Diansyah, sedangkan untuk penglihatan sebelah kiri Novel saat ini sudah menunjukan perkembangan yang lebih baik setelah menjalani operasi tahap II.

"Mata kanan (Novel) kondisi masih sama dan belum begitu baik. Namun diharapkan kondisinya stabil," kata Febri, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Untuk saat ini, Novel sudah melakukan rawat jalan dikediamannya yang berada di Kelapa Gading Jakarta Utara. Untuk perawatannya sendiri, pasca-menjalani operasi mata kirinya di RS Singapura pada 17-19 April 2018 lalu, panca indera penglihatan sebelah kiri Novel harus diberikan obat tetes setiap hari.

"Dan lensa buatan dibersihkan menggunakan cottonbud agar dapat melihat dengan baik," tutur Febri.

Tim Dokter RS Singapura sendiri telah memberikan surat keterangan kepada Novel Baswedan untuk istirahat total selama sebulan lamanya. Rekomendasi ini dilakukan untuk melihat perkembangan dari penglihatan Novel.

"Nanti akan dilihat perkembangan kondisinya apakah masih membutuhkan istirahat atau sudah dapat melakukan kegiatan sehari-hari seperti kembali bekerja sebagai penyidik di KPK," papar Febri.

Meskipun masih mendapatkan perawatan intensif, Febri menuturkan bahwa sehari-hari Novel menggunakan kacamata dan mata kiri telah bisa membaca buku dalam jarak dan ukuran huruf yang wajar.

Di sisi lain, Febri mengungkapkan bahwa, pada tanggal 3 Mei 2018 ini Novel berencana untuk ke KPK menghadiri Musyawarah Umum Anggota Wadah Pegawai (WP) KPK sekaligus proses peralihan pengurus yang lama periode 2016-2018.

"Sesuai dengan PP SDM KPK dan AD/ART WP, maka pengurus dipilih kembali setiap 2 tahun. Pada Mei ini direncanakan pemilihan Ketua WP periode 2018-2020," tutup Febri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement