Advertisement
Ratusan Ulama Dunia Bakal Bertemu Rumuskan Konsep Islam Jalan Tengah
Din Syamsuddin. - Ardiansyah Indra Kumala/Solopos
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Para cendekiawan dan ulama muslim dunia akan bertemu membahas soal Islam jalan tengah. Islam jalan tengah akan menjadi semacam peradaban bagi dunia Islam di tingkat nasional maupun global.
Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin mengatakan Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia tentang Wasatiyat Islam akan membahas wasatiyat Islam atau Islam jalan tengah.
"Konsultasi Tingkat Tinggi ini digagas Indonesia dan menjadi program Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban untuk mengembangkan dan mempromosikan konsep wasatiyat Islam," kata Din dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (9/4/2018).
Din mengatakan Konsultasi Tingkat Tinggi tersebut akan dihadiri sekitar 100 peserta yang merupakan ulama dan cendekiawan Muslim dari seluruh dunia. Terdapat lebih dari 50 ulama dan cendekiawan Muslim dari luar negeri yang diundang.
Beberapa ulama dari luar negeri yang diundang dan sudah mengonfirmasi untuk hadir antara lain Syekh Besar Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir Prof Ahmad Muhammad Ath-Thayyib dan Presiden Forum Promosi Perdamaian Masyarakat Muslim Prof Abdullah bin Bayyah yang juga Presiden Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional.
"Sesuai dengan namanya, Konsultasi Tinggi Tinggi ini akan mengundang sejumlah ulama dan cendekiawan Muslim tingkat tinggi dunia untuk membahas wasatiyat Islam mulai dari konsep hingga pelaksanaannya," tutur Din.
Din mengatakan selama ini sudah banyak konsep dalam berbagai buku dan kitab tafsir tentang Islam sebagai jalan tengah. Dia berharap pembahasan dalam Konsultasi Tingkat Tinggi tersebut bisa mengerucutkan konsep watasiyat Islam menjadi sebuah kriteria untuk peradaban utama Islam.
"Kami berharap konsep watasiyat Islam bisa menjadi ciri dan identitas umat Islam di tingkat nasional masing-masing negara maupun di tingkat global," katanya.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kisah Suparjono Menjaga Depo Pringgokusuman Jogja Tetap Nol Sampah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement





