Advertisement

Proyek Kampung Haji RI di Arab Saudi Mulai Pembebasan Lahan

Newswire
Kamis, 30 April 2026 - 19:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Proyek Kampung Haji RI di Arab Saudi Mulai Pembebasan Lahan Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji Muhadjir Effendy ditemui di Surabaya, Kamis (30/4/2026). ANTARA - Willi Irawan

Advertisement

Harianjogja.com, SURABAYA — Pemerintah Indonesia mulai merealisasikan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi dengan melakukan pembebasan lahan sebagai tahap awal proyek strategis tersebut.

Lokasi pembangunan berada di kawasan Jabal Hindawiyah yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.

Advertisement

Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, menyebut lokasi tersebut sangat strategis dan akan dilengkapi akses khusus berupa terowongan (tunnel) untuk memudahkan mobilitas jamaah.

“Lokasinya sangat dekat, nanti akan ada akses khusus agar jamaah tidak terganggu lalu lintas kendaraan maupun jamaah lain,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Pada tahap awal pembangunan, pemerintah menyiapkan tiga tower hunian yang diperkirakan mampu menampung sekitar 1.600 jamaah. Tower tersebut ditargetkan sudah bisa digunakan pada musim haji tahun depan.

Pengelolaan proyek ini nantinya akan dilakukan oleh Danantara dengan skema investasi, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Muhadjir menegaskan bahwa pembangunan Kampung Haji merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak era Joko Widodo dan kini dilanjutkan oleh Prabowo Subianto.

“Sudah puluhan tahun kita bermimpi memiliki Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan,” katanya.

Dalam pengembangannya, kawasan ini direncanakan memiliki ratusan tower hunian guna menampung sebagian besar jamaah haji Indonesia. Dari total kebutuhan lahan sekitar 84 hektare, saat ini sekitar 54 hektare masih dalam proses pembebasan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema pendanaan tambahan sekitar Rp1,7 triliun untuk mendukung operasional awal tanpa membebani jamaah.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa pembangunan Kampung Haji telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Arab Saudi.

Ia mengungkapkan kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Raja Salman.

“Alhamdulillah sudah ada kesepakatan terkait pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah Arab Saudi juga telah memberikan kebijakan baru yang memungkinkan pihak asing atau non-Arab memiliki properti di Makkah dan Madinah, sehingga membuka peluang bagi Indonesia untuk merealisasikan proyek ini.

Saat ini, proses pengadaan lahan masih berlangsung, termasuk pembelian sejumlah properti seperti hotel untuk mendukung kebutuhan jamaah haji Indonesia.

Selain itu, pemerintah Arab Saudi melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre juga menyalurkan bantuan 100 ton kurma untuk masyarakat Indonesia melalui Kementerian Agama.

Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang terdampak bencana.

Proyek Kampung Haji ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengelolaan ibadah haji di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Daftar KA Tambahan Jogja untuk Libur Panjang Mei, Cek di Sini

Daftar KA Tambahan Jogja untuk Libur Panjang Mei, Cek di Sini

Jogja
| Kamis, 30 April 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement