Advertisement

Cuaca Hari Ini: Hujan Diperkirakan Terjadi di Seluruh Wilayah Provinsi

Newswire
Rabu, 29 April 2026 - 09:07 WIB
Sunartono
Cuaca Hari Ini: Hujan Diperkirakan Terjadi di Seluruh Wilayah Provinsi Foto ilustrasi hujan. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah ibu kota provinsi di Indonesia akan diguyur hujan ringan pada Rabu (29/4/2026) ini.

Prakirawan BMKG Medayu Bestari pada kanal Youtube yang diikuti di Jakarta menyampaikan, di Kota Bandar Lampung diprakirakan udara kabur, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, dan Palembang.

Advertisement

"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Kota Padang," katanya.

Beralih ke Pulau Jawa, cuaca di Jakarta, Serang, dan Surabaya diprakirakan hujan dengan intensitas ringan, sementara Bandung akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.

"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Semarang dan Yogyakarta," ucap Medayu.

Kemudian untuk wilayah Kalimantan, Kota Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangkaraya akan diguyur hujan ringan, sedangkan Banjarmasin diprakirakan hujan petir.

Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan mengguyur Kota Kupang, sedangkan Denpasar berpotensi hujan dengan intensitas sedang. Masyarakat di wilayah Mataram diminta waspada hujan petir.

Kemudian untuk Pulau Sulawesi, cuaca Kota Palu akan diselimuti awan tebal, sedangkan Gorontalo, Manado, Kendari, dan Makassar diprakirakan hujan dengan intensitas ringan.

"Kota Mamuju diprediksi hujan dengan intensitas sedang," ucapnya.

Untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara, Kota Ambon dan Ternate berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan..

Bergeser ke wilayah Papua, Kota Merauke diprakirakan berawan, sedangkan Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, dan Jayapura akan diguyur hujan ringan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan Maluku

Langkah mitigasi terhadap dampak hujan lebat merupakan strategi krusial yang harus dilakukan secara terpadu, mulai dari level rumah tangga hingga kebijakan publik, guna meminimalisir risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Secara struktural, upaya ini mencakup pembersihan saluran drainase secara rutin, pembuatan lubang biopori, serta pembangunan sumur resapan yang berfungsi mengembalikan air ke dalam tanah sekaligus mengurangi limpasan permukaan.

Di sisi lain, mitigasi non-struktural melibatkan peningkatan kewaspadaan melalui pemantauan informasi cuaca secara berkala dan pengamanan dokumen penting di tempat yang lebih tinggi. Dengan mengombinasikan kesiapan fisik lingkungan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem, dampak buruk dari cuaca ekstrem dapat ditekan secara signifikan sehingga keamanan warga tetap terjaga.

"Mitigasi yang terencana bukan hanya soal melindungi aset materi, melainkan bentuk nyata dari kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan jiwa di tengah ketidakpastian iklim," yang pada akhirnya menciptakan ketahanan komunitas yang lebih kuat terhadap tantangan alam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 29 April 2026

Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 29 April 2026

Jogja
| Rabu, 29 April 2026, 10:57 WIB

Advertisement

Mei 2026 Surga Liburan: Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Mei 2026 Surga Liburan: Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Wisata
| Senin, 27 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement