Libur Sekolah, Penumpang Whoosh Tembus 573.780 Orang
KCIC mencatat 573.780 penumpang menggunakan Whoosh selama libur sekolah 13 Juni-12 Juli 2026. Volume harian naik 26,5 persen.
Tenaga Kerja. - Freepik
Harianjogj.com, JAKARTA—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dengan menyediakan 24 pilihan kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mempercepat kesiapan kerja di berbagai sektor.
Pendaftaran program tersebut masih dibuka hingga 9 Juni 2026. Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh kompetensi baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan Program Pelatihan Vokasi Nasional merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran berbasis praktik.
“Pelatihan vokasi ini adalah jalur cepat bagi masyarakat untuk langsung siap kerja. Dengan waktu yang relatif singkat, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang memang dibutuhkan di lapangan,” kata Yassierli dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Tersedia 24 Kejuruan Sesuai Kebutuhan Industri
Dalam Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Kemnaker menyediakan beragam pilihan kejuruan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
Bidang kejuruan yang tersedia meliputi:
Selain itu, peserta juga dapat memilih kejuruan:
Menurut Yassierli, penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kerja, tetapi juga bertujuan memperluas akses pelatihan secara merata bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat daya saing, dan memperoleh akses terhadap lapangan pekerjaan yang lebih luas.
Untuk menjaga kualitas lulusan, setiap program pelatihan didukung fasilitas pembelajaran yang memadai serta dibimbing langsung oleh instruktur yang kompeten sesuai bidang masing-masing.
Peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan akan memperoleh:
Sertifikat Pelatihan.
Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Kehadiran sertifikat kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta saat memasuki dunia kerja maupun mengembangkan karier profesional.
Masyarakat yang berminat mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui portal resmi Skillhub Kemnaker.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui:
Calon peserta perlu membuat akun, melengkapi data diri, serta mengikuti tahapan asesmen yang telah ditentukan dalam sistem pendaftaran.
Melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Kemnaker berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri sehingga mampu meningkatkan peluang kerja dan produktivitas di berbagai sektor ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KCIC mencatat 573.780 penumpang menggunakan Whoosh selama libur sekolah 13 Juni-12 Juli 2026. Volume harian naik 26,5 persen.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
UGM melantik 620 insinyur baru dan menekankan pentingnya etika profesi serta tanggung jawab moral di tengah pesatnya perkembangan AI.
Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat.
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.