Advertisement
BMKG: Hujan Lebat hingga Petir Mengintai Sejumlah Wilayah
Foto ilustrasi hujan. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas beragam pada Rabu 15 April 2026. Mulai dari hujan ringan hingga lebat, bahkan disertai petir di sejumlah daerah, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Prakirawan BMKG, Nazmi Nariyah, menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, terutama Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, serta Jawa Tengah. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah dengan topografi rawan.
Advertisement
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur wilayah Bandung. Adapun hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar lainnya, seperti Medan, Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Semarang, hingga wilayah Kalimantan seperti Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, dan Tanjung Selor.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan yang disertai petir di sejumlah wilayah, di antaranya Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Banjarmasin, hingga Manokwari. Kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan aktivitas luar ruangan dan perlu diantisipasi masyarakat.
BACA JUGA
Di sisi lain, sejumlah wilayah diprakirakan hanya mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal, seperti Surabaya, Banda Aceh, Serang, Manado, Ambon, Denpasar, Mataram, Kupang, Gorontalo, Kendari, Makassar, Sorong, serta Nabire.
Untuk wilayah Yogyakarta, BMKG memprakirakan kondisi udara kabur. Sementara itu, hujan ringan juga berpotensi terjadi di wilayah timur Indonesia seperti Palu, Mamuju, Ternate, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat juga diminta rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web maupun media sosial.
“Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui website BMKG dan media sosial kami di @info.bmkg,” ujar Nazmi.
Dengan kondisi cuaca yang dinamis ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas harian serta mengantisipasi potensi risiko yang mungkin timbul akibat perubahan cuaca ekstrem. Mulai banjir, angin kencang hingga tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Longsor di Sleman, Talud Ambrol di Sejumlah Wilayah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Peta Mobil Terlaris Bergeser di Kuartal 1 2026, Ini Daftarnya
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
- 93 Persen Anak Alami Karies, Orang Tua Diminta Waspada
Advertisement
Advertisement







