Advertisement
Ratusan Kasus Campak Muncul di Subang, Imunisasi Digenjot
Foto ilustrasi campak. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SUBANG—Kasus campak di Kabupaten Subang masih terus ditemukan hingga awal 2026, memicu peningkatan kewaspadaan di tengah upaya pencegahan yang diperkuat. Dinas Kesehatan setempat kini mengintensifkan imunisasi untuk menekan penyebaran penyakit menular tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, Indriati Oetama, mengungkapkan sejak pertengahan 2025 hingga Maret 2026 tercatat 146 kasus suspek campak. Dari jumlah itu, 55 kasus telah diperiksa di laboratorium dan 33 dinyatakan positif.
Advertisement
“Campak ini bukan penyakit yang sudah hilang. Setiap tahun selalu ada kasus, dan ini perlu menjadi kewaspadaan bersama,” ujarnya, Minggu.
Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit akut menular yang disebabkan virus dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae. Penularannya terjadi dari orang ke orang melalui droplet maupun airborne, sehingga rentan menyebar terutama pada anak-anak.
Menurut Indriati, kondisi dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa jika dalam satu wilayah ditemukan lebih dari lima kasus suspek. Hal ini menjadi perhatian serius bagi petugas kesehatan untuk segera melakukan penanganan.
Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, campak termasuk penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Karena itu, Dinkes Subang kini menggencarkan program kejar imunisasi, khususnya untuk anak usia 9 hingga 59 bulan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, seperti posyandu, puskesmas, hingga kegiatan pelayanan di PAUD, guna memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.
Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran kasus sekaligus mencegah munculnya lonjakan baru di wilayah Subang dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 5 April 2026
- Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement






