OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, NGAWI— Kecelakaan beruntun melibatkan dua truk tronton dan satu bus terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan Km 21–22, Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Selasa (14/4/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa bermula saat truk tronton Mercy berpelat AD 8712 KA melaju dari arah barat ke timur di jalur tersebut. Kendaraan yang dikemudikan Setu Al Sutoyo, 64, warga Gilingan, Banjarsari, Solo itu berada di belakang truk Hino dan bus Mira yang melaju searah di depannya.
Di depan, truk Hino berpelat T 9698 DA yang dikemudikan Cristophorus, 55, warga Kecamatan Kabuh, Jombang, melaju tepat di belakang bus Mira berpelat S 7303 US yang dikemudikan Indra Gunawan, 51, warga Ambal, Kebumen.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika menjelaskan, kecelakaan terjadi saat bus Mira mengurangi kecepatan secara tiba-tiba. Namun karena jarak kendaraan di belakang terlalu dekat, sehingga terjadilah kecelakaan beruntun.
“Bus Mira bermaksud mengurangi kecepatan. Namun karena pengemudi di belakang kurang hati-hati dan jarak sudah terlalu dekat, terjadilah tabrakan beruntun,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Benturan pertama terjadi antara bagian depan truk Mercy dengan bagian belakang truk Hino. Tabrakan beruntun kemudian berlanjut ketika truk Hino terdorong hingga menghantam bagian belakang bus Mira.
Akibat insiden tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup serius. Seorang penumpang truk Mercy, Radjiman Narto Suwarno, 52, warga Jagalan, Jebres, Solo, mengalami luka robek di lutut kaki kiri.
Korban dalam kondisi sadar dan segera dievakuasi petugas bersama warga sekitar. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kauman untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus pemeriksaan visum.
Petugas Satlantas Polres Ngawi bersama warga juga melakukan penanganan di lokasi untuk mengurai arus lalu lintas yang sempat terjadi kemacetan akibat peristiwa itu.
“Kami mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalur nasional yang padat kendaraan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Jadwal KRL Solo–Jogja Minggu 7 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan dinilai aman untuk menjaga harga beras.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.