Advertisement
Iran di PBB: Serangan AS-Israel Langgar Kedaulatan
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, NEW YORK— NEW YORK Ketegangan Iran-AS-Israel kembali memanas setelah Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menegaskan bahwa upaya Amerika Serikat dan Israel mengganti rezim di Teheran merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Iran. Isu pelanggaran kedaulatan Iran ini mencuat dalam forum resmi Dewan Keamanan PBB dan menjadi sorotan utama diplomasi internasional.
Dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Iravani secara terbuka menyebut pernyataan para pemimpin Washington dan Tel Aviv sebagai bukti pengakuan atas agresi terhadap integritas wilayah Iran. Ia menekankan bahwa pernyataan tersebut tidak dapat dipandang sebagai retorika politik semata, melainkan bentuk nyata intervensi terhadap urusan dalam negeri Iran.
Advertisement
“Presiden AS dan Perdana Menteri rezim Israel mengaku bertanggung jawab atas agresi ini dan menyatakan tujuan mereka adalah mengganti rezim. Pengakuan jelas untuk melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Iran,” kata Iravani dalam rapat Dewan Keamanan PBB.
Menurut Iravani, tindakan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel tidak memenuhi unsur pembelaan diri sebagaimana diatur dalam hukum internasional. Ia menilai serangan tersebut merupakan agresi terbuka yang tidak memiliki dasar legitimasi.
BACA JUGA
“Agresi militer yang dilakukan AS dan Israel tidak memenuhi kriteria sah untuk membela diri,” ujar Iravani.
Sebelumnya, pada Sabtu (28/2), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut memicu eskalasi konflik Iran-AS-Israel dan dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.
Sebagai respons atas agresi tersebut, Iran meluncurkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, sehingga memperluas ketegangan geopolitik yang kini menjadi perhatian Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
Advertisement
Cek Lokasi SIM Keliling Polda DIY Hari Ini, Praktis Tanpa ke Satpas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
Advertisement
Advertisement








