Advertisement
Tragedi Kereta Api Spanyol, Korban Tewas di Andalusia Capai 42 Orang
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, CORDOBA—Tragedi kecelakaan kereta api di wilayah otonom Andalusia, Spanyol bagian selatan, kembali mencatatkan duka mendalam. Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan meningkat menjadi 42 orang setelah insiden tabrakan dua rangkaian kereta yang terjadi di Provinsi Cordoba.
Insiden maut tersebut terjadi pada Minggu malam ketika sebuah kereta api yang melaju dari Malaga menuju Madrid mengalami anjlok dan keluar dari jalur rel. Rangkaian kereta yang tergelincir itu kemudian menutup jalur rel di sebelahnya, memicu tabrakan dengan kereta lain yang datang dari arah berlawanan.
Advertisement
Kereta kedua diketahui tengah melaju dari Madrid menuju Huelva. Benturan keras antara dua rangkaian kereta tersebut menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan banyak korban jiwa serta luka-luka.
Menurut laporan stasiun televisi nasional Spanyol, RTVE, pada Selasa, jumlah korban tewas akibat kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi di dekat wilayah Adamuz kini mencapai 42 orang. Sementara itu, puluhan korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.
BACA JUGA
Pemerintah Spanyol bersama Pemerintah Daerah Andalusia telah menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari yang dimulai pada Senin sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan solidaritas bagi keluarga yang ditinggalkan.
Untuk mengungkap penyebab kecelakaan, pemerintah membentuk komisi khusus yang kini tengah melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk menelusuri faktor teknis, kondisi jalur rel, serta sistem pengoperasian kereta.
Ucapan belasungkawa juga datang dari komunitas internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin menyatakan bahwa pemerintah Rusia telah menyampaikan duka cita mendalam kepada rakyat Spanyol dan keluarga para korban kecelakaan kereta api yang terjadi pada 18 Januari tersebut, seiring perhatian dunia terhadap salah satu kecelakaan perkeretaapian terburuk di Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
Advertisement
Advertisement







