Advertisement

WFP: Stok Bantuan Pangan Sudan Terancam Habis Akibat Krisis Dana

Newswire
Minggu, 18 Januari 2026 - 08:37 WIB
Sunartono
WFP: Stok Bantuan Pangan Sudan Terancam Habis Akibat Krisis Dana ILustrasi. ANTARA / Anadolu Agency

Advertisement

Harianjogja.com, JENEWA—Krisis kemanusiaan di Sudan memasuki fase kritis setelah Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (World Food Programme/WFP) memperingatkan bahwa persediaan bantuan pangan di negara tersebut diperkirakan hanya mampu bertahan hingga dua bulan ke depan. Keterbatasan pendanaan menjadi faktor utama yang mengancam kelangsungan distribusi bantuan pangan di tengah konflik berkepanjangan.

Dalam pernyataan resminya, WFP menekankan bahwa tanpa tambahan dana yang bersifat mendesak, jutaan warga Sudan berpotensi kehilangan akses terhadap bantuan pangan penyelamat jiwa dalam hitungan pekan. Kondisi ini memaksa WFP memangkas jatah makanan hingga batas minimum yang hanya cukup untuk mempertahankan kelangsungan hidup penerima bantuan.

Advertisement

WFP juga mengungkapkan bahwa persediaan makanan mereka di Sudan diproyeksikan akan habis pada akhir Maret. Pernyataan tersebut merujuk pada laporan Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (Integrated Food Security Phase Classification/IPC) yang didukung PBB, yang mengonfirmasi terjadinya kelaparan di El Fasher, wilayah Darfur Utara, serta Kadugli di Kordofan Selatan.

Laporan IPC turut memperingatkan bahwa penduduk di Dilling menghadapi kondisi yang menyerupai kelaparan. Namun, proses verifikasi data di wilayah tersebut menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan mobilitas serta terganggunya jaringan komunikasi di daerah terdampak konflik.

Lebih lanjut, WFP menyatakan bahwa konflik bersenjata di Sudan telah memicu krisis kelaparan dan pengungsian darurat terbesar di dunia saat ini. Lebih dari 21 juta orang dilaporkan mengalami kerawanan pangan akut, sementara sedikitnya 11 juta lainnya terpaksa mengungsi dan sebagian besar hidup di kamp-kamp pengungsian yang padat dan penuh keterbatasan, memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah rapuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Cuaca Ekstrem DIY Picu Longsor, Pohon Tumbang, dan Kerusakan Rumah

Cuaca Ekstrem DIY Picu Longsor, Pohon Tumbang, dan Kerusakan Rumah

Jogja
| Minggu, 18 Januari 2026, 11:37 WIB

Advertisement

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Wisata
| Sabtu, 17 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement