Advertisement
Sempat Tertutup Longsor, Jalan ke Desa Tempur Mulai Bisa Dilalui
Pemkab Jepara membuka akses jalan ke Desa Tempur usai longsor, distribusi bantuan dan pemulihan terus dipercepat. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pasca-bencana tanah longsor, Pemerintah Kabupaten Jepara mulai membuka akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, meski masih terbatas untuk kendaraan roda dua.
BPBD Jepara mencatat pembersihan material longsor dilakukan secara bertahap menggunakan alat berat. Selain membuka akses fisik, pemulihan utilitas dasar juga menjadi prioritas, termasuk kembalinya pasokan listrik bagi warga setempat.
Advertisement
Sementara itu, ketersediaan logistik dipastikan aman. Stok beras mencukupi, termasuk tambahan bantuan dari Bupati Jepara. Distribusi bantuan terus diupayakan meningkat seiring membaiknya akses jalan menuju desa.
"Akses jalan yang bisa dilalui terbatas untuk kendaraan roda dua dan untuk melintas juga dibutuhkan keberanian serta kehati-hatian. Paling aman masih dengan berjalan kaki. Sementara listrik sudah menyala sejak Minggu (11/1) petang," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto di Jepara, Senin.
Ia menjelaskan proses pembersihan jalan dari material longsoran masih terus dilakukan dengan mengerahkan empat unit alat berat agar akses jalan dapat segera dibuka secara penuh.
Untuk ketersediaan logistik di Desa Tempur, Kecamatan Keling Arwin memastikan dalam kondisi aman. Stok beras mencukupi, termasuk tambahan bantuan dari Bupati Jepara sebanyak sekitar lima ton. Namun, karena keterbatasan akses, distribusi baru bisa dilakukan sebanyak 2,5 ton.
"Hari ini kami upayakan distribusi beras bisa mencapai antara 5 sampai 7 ton ke Desa Tempur," ujarnya.
Selain beras, kebutuhan lain, seperti elpiji dan susu balita juga dipastikan tersedia dan aman untuk warga terdampak. Bupati Jepara Witiarso Utomo memastikan Pemkab Jepara terus mempercepat langkah pemulihan pasca-bencana.
"Kami bersama rombongan turun langsung meninjau lokasi bencana untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal dan terintegrasi. Prioritas utama pemerintah membuka isolasi wilayah dan memulihkan utilitas dasar. Alhamdulillah, listrik sudah menyala dan akses jalan mulai terbuka. Ini berkat kerja keras seluruh tim gabungan di lapangan," ujarnya.
Dalam tinjauan tersebut, Pemkab Jepara juga mematangkan rencana penguatan tebing jalan yang amblas dengan konstruksi bronjong serta pengalihan aliran air guna mencegah kerusakan lanjutan, yang segera dilaksanakan saat kondisi cuaca memungkinkan.
Pemkab Jepara juga memastikan penanganan warga terdampak berjalan baik. Distribusi logistik ke posko pengungsian serta operasional dapur umum terus dipantau agar tetap aman dan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci kelancaran penanganan bencana.
Camat Keling Lulut Andi Arianto mengonfirmasikan kondisi lapangan yang semakin membaik serta terbukanya akses jalan sangat vital untuk mempercepat masuknya bantuan dan peralatan.
"Dengan listrik yang sudah menyala, kami optimistis pemulihan Desa Tempur bisa berlangsung lebih cepat," ujarnya.
Kepala Desa Tempur Mariyono mengapresiasi kehadiran pemerintah di tengah warga, sehingga lebih tenang, karena pemerintah hadir langsung memastikan kebutuhan terpenuhi. Sedangkan kerja bakti dan gotong royong warga juga terus berjalan.
Pemkab Jepara bersama TNI, Polri, relawan, dan masyarakat terus bersinergi untuk mempercepat pemulihan dan mencegah dampak lanjutan bencana.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
- Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa
- KPK Sita Rp6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakut
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Petani Sleman Dapat Perlindungan Asuransi dari APBD 2026
- Pemkab Perbaiki Jalan dan Jembatan Penghubung Klaten-Gunungkidul
- Hujan Deras Picu Longsor di Gebog Kudus, Warga Dievakuasi
- Ratusan Eks Pekerja Sritex Akan Unjuk Rasa di Semarang
Advertisement
Advertisement




