Advertisement
Tanah Longsor dan Jembatan Putus, Sejumlah Desa di Pati Terisolasi
Penanganan bencana tanah longsor di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. ANTARA - HO/Humas Polresta Pati
Advertisement
Harianjogja.com, PATI—Hujan berintensitas tinggi memicu serangkaian bencana tanah longsor dan ambrolnya jembatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang mengakibatkan terputusnya akses antarwilayah, termasuk jalur penghubung Kecamatan Gunungwungkal dan Kecamatan Cluwak.
- Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno menyampaikan tanah longsor dan jembatan terputus terjadi pada Jumat (9/1) malam di Desa Jrahi. Material longsor menutup akses jalan sepanjang kurang lebih 30 meter di desa setempat.
Untuk membuka kembali akses tersebut, Kepolisian bersama TNI, perangkat desa, dan masyarakat setempat bergotong royong membersihkan jalan dari material tanah longsor.
Advertisement
Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Jepalo, di mana material longsor menimpa rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara pemilik rumah dievakuasi ke rumah kerabat demi keselamatan.
Sementara itu, jembatan sepanjang 12 meter di Dukuh Kedungsewu, Desa Giling, ambrol akibat derasnya arus sungai. Jembatan tersebut merupakan penghubung antarwilayah, sehingga akses warga antara Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, dan Desa Salak, Kecamatan Cluwak, terputus sementara.
BACA JUGA
Kasus pohon tumbang juga terjadi di Dukuh Sekar, bersamaan dengan tanah longsor yang menimpa rumah warga setempat. Pohon tumbang dievakuasi secara bergotong royong, sementara rumah terdampak longsor dipastikan aman dari korban jiwa.
Bencana tanah longsor lainnya terjadi di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, pada Jumat (9/1) pukul 20.45 WIB, yang berdampak pada terputusnya akses jalan kabupaten penghubung Kecamatan Tlogowungu menuju Gunungwungkal.
Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat untuk membuka kembali akses jalan kabupaten yang tertutup material longsor. Upaya pembersihan dilakukan secara bertahap sejak Jumat malam.
Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid mengungkapkan pada Sabtu (10/1) pukul 04.00 WIB, akses jalan jurusan Tlogowungu–Gunungwungkal telah berhasil dibuka dan dapat dilalui kembali.
“Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan tidak hanya untuk pendataan, tetapi juga memberikan rasa aman. Pihaknya fokus pada langkah preventif dengan memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pengolahan Sampah Mandiri Jogja Diperkuat Usai TPST Piyungan Tutup
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Harga Bapok di Sleman Turun Usai Nataru
- Cuaca DIY Sabtu 10 Januari 2026 Diprediksi Hujan Ringan
- Jadwal KA Bandara YIA-Tugu Jogja Sabtu 10 Januari 2026
- Gol Telat Aramburu Antar Sociedad Taklukkan Getafe 2-1
- Frankfurt vs Dortmund Berakhir Imbang Dramatis 3-3
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Januari 2026
- Wrexham Singkirkan Nottingham Forest di Putaran Ketiga Piala FA
Advertisement
Advertisement



