Advertisement
Retret Kabinet, Prabowo Singgung PKB Sambil Berseloroh
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). ANTARA - Fathur Rochman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto menyelipkan candaan bernuansa politik saat memberikan Taklimat Awal Tahun 2026 dalam Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Desa Bojongkoneng, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Candaan tersebut dilontarkan ketika Presiden menyinggung soliditas partai-partai politik pendukung pemerintah. Di hadapan jajaran menteri dan pimpinan partai koalisi, Prabowo mempertanyakan kekuatan barisan pendukung pemerintahannya dengan nada berseloroh.
Advertisement
“Tapi di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai semua ada di semua ya? Ada? Ketua PKB [Muhaimin Iskandar] ada? PKB yang harus diawasi terus ini,” ujar Prabowo yang disambut tawa peserta retret.
Sebelum melontarkan guyonan tersebut, Prabowo terlebih dahulu menegaskan sikap pemerintahannya dalam menghadapi berbagai kritik dan tekanan politik. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak perlu ragu selama kebijakan yang dijalankan dilandasi niat baik serta berpihak pada kepentingan rakyat.
BACA JUGA
Menurut Prabowo, keberanian menjalankan agenda pemerintahan harus tetap dijaga selama tidak ada penyimpangan terhadap uang negara maupun ancaman terhadap keselamatan bangsa.
Presiden ke-8 Republik Indonesia itu juga mengingatkan bahwa upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan hampir pasti akan memicu perlawanan. Bentuk perlawanan tersebut, kata dia, kerap muncul dalam bentuk fitnah hingga serangan verbal.
Ia menilai kritik dan ejekan tersebut merupakan konsekuensi logis dari langkah pemerintah membersihkan praktik-praktik yang selama ini menguntungkan segelintir pihak di atas penderitaan masyarakat kecil.
Meski demikian, Prabowo meminta jajaran Kabinet Merah Putih agar tidak gentar menghadapi tekanan tersebut. Sebaliknya, ia mendorong para menteri menjadikan serangan itu sebagai penguat tekad untuk tetap konsisten membela kepentingan rakyat.
“Dan saudara-saudara, kita pasti dimaki, kita pasti difitnah. Karena banyak kekuatan, tidak hanya di negara kita, banyak kekuatan memang berada di pihak yang senang hidup di alam penuh korupsi, penuh penyelewengan, penuh penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil,” tandas Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- 75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
- Danantara Kembangkan Kompleks Haji RI di Makkah
- Bupati Bantul: Anggaran Turun, Layanan Publik Tak Boleh Menurun
- Peneliti UGM Kaji Sistem Produksi Kerbau Berbasis Lokal
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY, Kamis 8 Januari 2026
- Super Flu H3N2 Mengintai Jogja, Dinkes Minta Warga Waspada
- Jadwal KRL Solo Jogja, Kamis 8 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




