7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Foto ilustrasi bibit siklon. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bibit siklon tropis berpotensi menerpa wilayah perairan selatan Indonesia hingga NTT, Laut Arafura, dan perairan selatan Papua, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan bibit tersebut diperkirakan terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, atau mulai November 2025 hingga Februari 2026.
Dia menyebutkan wilayah yang perlu diwaspadai terhadap dampak langsung maupun tidak langsung adalah Bengkulu, Lampung, Bali, Jawa, Banten, NTT, NTB, Maluku, dan perairan Papua Selatan serta Papua Tengah.
Faisal mengungkapkan, meskipun masih dalam tahap prediksi, pihaknya merancang mitigasi agar kejadian di Sumatra dan Aceh tidak terulang.
“Jadi gini, ketika dia (bibit tropis) ada itu harus diikuti dengan early action. Tujuannya supaya zero victim. Early warning ini akan disampaikan ke seluruh kanal yang kita miliki, baik grup WA, kanal informasi yang kita punya, media massa, dan sebagainya,” katanya di Kompleks Parlemen, Senin (1/12/2025).
Selanjutnya, BMKG akan memberikan peringatan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, serta koordinator di setiap wilayah. Dia menyebut BMKG memiliki lima balai yang bertugas memberikan informasi jika bibit tropis terjadi.
Begitu pun pembentukan rantai komando agar koordinasi setiap balai maupun kementerian atau lembaga terkait berjalan optimal, termasuk mempersiapkan transportasi, logistik, telekomunikasi, dan fasilitas kesehatan.
Pihaknya, kata Faisal, akan terus menyampaikan perkembangan status bencana kepada masyarakat.
“Semua bekerja sama untuk menyiapkan setiap daerah dari ancaman hidrometeorologi,” ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat agar tidak percaya informasi yang tidak valid sehingga menimbulkan kegaduhan. Masyarakat diminta memantau informasi dari kanal resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.