Advertisement
Begini Kronologi Mobil Petugas Bandara Hong Kong Tertabrak Pesawat
Sebuah pesawat kargo bernomor penerbangan UAE9788 berangkat dari Dubai diduga kehilangan kendali saat mendarat dan keluar dari Landasan Pacu Utara Bandara Hong Kong. Pesawat tersebut menabrak pagar pembatas dan jatuh ke laut pukul 03.53. - Hongkong Airport.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah pesawat kargo bernomor penerbangan UAE9788 berangkat dari Dubai diduga kehilangan kendali saat mendarat dan keluar dari Landasan Pacu Utara Bandara Hong Kong. Pesawat tersebut menabrak pagar pembatas dan jatuh ke laut pukul 03.53 hari ini, Senin (20/10/2025).
Dilansir dari laman resmi Bandara Hong Kong, saat terjadi penyimpangan landasan pacu, sebuah mobil patroli dari Perusahaan Keamanan Penerbangan (Aviation Security Company Limited) beserta dua petugas keamanan bandara sedang bertugas patroli di jalan perimeter di luar zona landasan pacu. Mobil patroli tersebut jatuh ke air setelah tertabrak pesawat.
Advertisement
Pusat Gawat Darurat Bandara diaktifkan dan operasi penyelamatan segera dimulai. Petugas pemadam kebakaran menyelamatkan awak pesawat kargo. Sayangnya, petugas keamanan yang ditemukan di dalam mobil patroli di bawah air tidak selamat. Satu orang dinyatakan meninggal di tempat kejadian dan satu lagi dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Akibat insiden tersebut, Landasan Pacu Utara ditutup sementara. Dengan beroperasinya Landasan Pacu Tengah dan Selatan, operasional penerbangan tidak terpengaruh.
BACA JUGA
Berdasarkan informasi yang dihimpun, desain keselamatan landasan pacu dan apron bandara sepenuhnya mematuhi standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. Kemudian, cuaca dan kondisi operasional pada saat insiden memenuhi standar keselamatan saat pesawat mendarat.
Mobil patroli keamanan bandara merupakan bagian dari operasi keamanan di area Landasan Pacu Utara, termasuk Jalan Perimeter Utara, yang memastikan respons tepat waktu jika terjadi insiden kapan pun.
Saat kejadian, kedua petugas keamanan bandara sedang berjaga di pos pengamatan yang telah ditentukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kedua petugas tersebut telah bekerja di bandara masing-masing selama tujuh dan 12 tahun.
Otoritas Bandara Hong Kong (AAHK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas insiden fatal ini dan akan memberikan semua dukungan yang diperlukan kepada keluarga korban.
AAHK akan bekerja sama sepenuhnya dengan Departemen Penerbangan Sipil, Otoritas Investigasi Kecelakaan Udara, Departemen Pemadam Kebakaran, dan Kepolisian dalam investigasi terkait. Selama investigasi berlangsung, AAHK dan otoritas terkait akan melakukan penilaian keselamatan sebelum memutuskan waktu pembukaan kembali Landasan Pacu Utara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Parkir Liar di Sirip Malioboro Picu Macet Parah saat Libur Lebaran
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pengurus PB HMI Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan
- KPK Tegaskan Prosedur Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas Sah
- Jadwal MotoGP AS 2026: Ujian Dominasi Aprilia di COTA
- MIUI Disuntik Mati, Ini Dampak Besar untuk Pengguna Xiaomi
- 4 Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba Besok, Geypens Jadi Kejutan
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Jalan Mulus Jojo di Kejuaraan Asia 2026, Peluang Juara Terbuka
Advertisement
Advertisement







