Advertisement
Terkait Keracunan MBG, KPAI Minta Pemerintah Dengarkan Masukan Anak
Suasana pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sinduadi Timur pada Jumat (17/1/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah perlu mendengarkan pendapat anak-anak yang sering mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memberi masukan dalam upaya perbaikan kualitas MBG ke depan. Hal itu disampaikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
"Penting sekali mendengar temuan dari penerima manfaat program, yaitu anak. Pesan kunci yang kami temukan, pertama, pesan responden anak tentang kewaspadaan mereka melihat kualitas makanan MBG. Hal tersebut menjadi pesan kunci anak-anak agar makanan yang didistribusikan tidak bau atau basi," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Advertisement
Hal ini dikatakannya menanggapi maraknya kasus keracunan massal pada anak usai menyantap hidangan MBG.
Pendapat anak tersebut diketahui saat KPAI melaksanakan Survei Suara Anak untuk Program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan pada 14 April hingga 23 Agustus 2025 di 12 provinsi dengan 1.624 responden anak dan anak disabilitas.
"Dari 1.624 responden anak, ada 583 anak menerima makanan MBG sudah rusak, bau, dan basi. Bahkan, 11 responden menyatakan meski sudah rusak, bau, dan basi, mereka tetap mengonsumsinya karena berbagai sebab. Kemudian, responden anak meminta adanya penyesuaian MBG," kata Jasra Putra.
BACA JUGA: Sekda DIY Tegaskan Pentingnya Pengawasan dan Sanksi untuk SPPG
Kedua, ada responden anak yang meminta agar kualitas makanan dan wadah makan MBG diperbaiki karena kerap muncul bau tidak sedap dari wadah makan MBG.
Anak juga pernah beberapa kali menemukan ulat pada buah atau sayur yang dihidangkan.
"Ketiga, anak meminta kualitas makanan bisa tetap terjaga saat dihidangkan. Karena, makanan yang sudah tidak segar membuat mereka malas untuk menyantapnya," kata Jasra Putra.
Keempat, responden anak menyampaikan setuju dengan adanya program MBG, karena memakan makanan bergizi itu sangat penting dan banyak manfaat yang akan didapatkan.
Survei suara anak tersebut terselenggara berkat kerja sama KPAI dengan organisasi nirlaba CISDI dan Wahana Visi Indonesia (WVI)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Long Weekend, 30 Ribu Penumpang Padati Daop 6 Jogja
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Inter Milan Menang Tipis di Kandang Udinese, Lautaro Penentu Tiga Poin
- Liverpool Kembali Gagal Menang, Liga Inggris Pekan ke-22 Penuh Kejutan
- TNI AU Kerahkan H225M Cari Pesawat ATR IAT Hilang Kontak
- Arsenal Tertahan Tanpa Gol di Markas Forest, Gagal Menjauh
- Jadwal KA Bandara YIA-Tugu Beroperasi Normal Minggu 18 Januari 2026
- SIM Keliling Jogja Januari 2026, Ada Layanan Malam di Alun-Alun Kidul
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Minggu 18 Januari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement



