Advertisement
Menkeu Pastikan Program Waste To Energy Dibiayai APBN
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proyek pengelolaan sampah menjadi listrik atau waste to energy akan difasilitasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hal itu disampaikannya usai melaporkan perkembangan anggaran kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (10/9/2025) malam.
Advertisement
Saat ditanya mengenai bentuk dukungan, apakah berupa kompensasi atau skema lain, Purbaya menyebut pembiayaan proyek tersebut akan melekat pada APBN.
“Nanti saya jawab setelah ini, seharusnya sih masuk [APBN]. Angkanya tetapi saya nggak ingat sekarang,” tandas Purbaya.
Meski belum merinci besaran anggarannya, Purbaya menekankan bahwa pemerintah menyiapkan dukungan fiskal agar proyek strategis itu dapat berjalan.
BACA JUGA: Pemda DIY Alokasikan 41 Persen Anggaran Pendidikan
Proyek waste to energy dengan mengubah sampah menjadi listrik ini dipandang penting sebagai solusi ganda, yakni mengurangi permasalahan sampah sekaligus memperkuat bauran energi bersih nasional.
Rencananya, pemerintah mendorong proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di 33 provinsi.
Terkait keekonomian pembangkit atau investasi, Danantara menyiapkan instrumen keuangan baru yang digadang-gadang sebagai panasea pengelolaan sampah ini.
Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir menyatakan bahwa Patriot Bond menjadi instrumen pembiayaan strategis yang lazim digunakan di berbagai negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat. Instrumen itu digunakan untuk memperkuat kemandirian pembiayaan nasional.
“Skema ini membuka ruang bagi kelompok usaha nasional untuk berkontribusi pada agenda pembangunan lintas generasi, sekaligus memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
Advertisement
Advertisement








