Advertisement
KPK Periksa Mantan Wantimpres Djan Faridz, Ini Kasusnya

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Djan Faridz, mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan pemeriksaan Djan Faridz terkait dengan penyidikan kasus dugaan suap pengurusan anggota DPR RI 2019–2024 di KPU. "Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama DF," katanya, Rabu (26/3/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Kasus Korupsi Mantan Menteri Pertanian, KPK Geledah Kantor Firma Hukum
Djan Faridz diketahui telah hadir dan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Namun, belum ada keterangan dari pihak KPK soal materi yang didalami dalam pemeriksaan tersebut.
Sebelumnya, penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dalam penggeledahan di rumah Djan Faridz di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/1) malam.
Penggeledahan tersebut adalah bagian dari penyidikan dan pencarian terhadap buron KPK Harun Masiku.
Harun Masiku ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait dengan penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019–2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.
Walau demikian, Harun Masiku selalu mangkir dari panggilan penyidik KPK hingga dimasukkan daftar pencarian orang (DPO) sejak 17 Januari 2020.
Dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi Harun Masiku, penyidik KPK pada Selasa, 24 Desember 2024, menetapkan dua orang tersangka baru dalam rangkaian kasus Harun Masiku, yakni Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan advokat Donny Tri Istiqomah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Sungai Bawah Tanah Pantai Baron Meluap, Wisatawan Diminta Hati-Hati
Advertisement

Taman Wisata Candi Siapkan Atraksi Menarik Selama Liburan Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
Advertisement
Berita Populer
- Tiga Jam Diguyur Hujan Deras, Jalan Jogja-Solo Kembali Kebanjiran
- Gempa Myanmar Akibatkan 26 Orang Meninggal, Termasuk Jemaah Salat Jumat
- Kapolri Nyatakan Separuh Lebih Pemudik Telah Tinggalkan Jakarta
- Penumpang Kapal Serobot Antrean, ASDP Diprotes
- Pemudik! Ini 12 SPKLU Mobile dari PLN yang Dapat Dimanfaatkan Selama Arus Mudik Lebaran 2025
- Geledah Rumah Djan Faridz, Penyidik KPK Sita Uang dan Dokumen
- Kerusakan Gempa Myanmar hingga Bangkok, Ini Analisa BMKG
Advertisement
Advertisement