Advertisement
Kecelakaan Beruntun Kembali Terjadi di Tol Cipularang
Kondisi Tol Cipularang padat akibat peristiwa kecelakaan beruntun. ANTARA - HO/Jasa Marga
Advertisement
Harianjogja.com, PURWAKARTA—Kecelakaan beuntun kembali terjadi di Tol Cpularang. Lima kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 97+200 ruas Tol Cipularang atau Purbaleunyi arah Bandung, Jawa Barat, Minggu pagi.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Agni Mayvinna dalam keterangannya yang diterima di Purwakarta, Jabar, Minggu, mengatakan bahwa kecelakaan beruntun itu terjadi pada pukul 09.11 WIB.
Advertisement
Kecelakaan beruntun ini melibatkan lima kendaraan yang terdiri atas satu truk, satu bus, satu angkutan travel, dan dua minibus atau kendaraan pribadi.
Sesuai dengan informasi petugas di lapangan, kecelakaan beruntun terjadi diduga truk tidak kuat menanjak dan melaju mundur. Jalan di KM 97+200 ruas Tol Cipularang arah Bandung itu kondisinya menanjak.
Akibat tidak kuat menanjak, truk muatan batu bara itu mundur dan menghantam kendaraan lainnya yang ada di belakangnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Tol Cipularang: Petugas Percepat Evakuasi Kendaraan
BACA JUGA: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Arus Lalin ke Jakarta Dialihkan
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, berdasarkan data sementara, terdapat dua korban luka dan keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rodjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut
Setelah kejadian, kata Agni, Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, kemudian melakukan pengaturan lalu lintas.
Meski sempat terjadi kepadatan akibat kecelakaan beruntun itu, sekitar pukul 10.05 WIB seluruh kendaraan telah berhasil dievakuasi ke bahu luar jalan tol sehingga seluruh lajur telah dapat dilalui.
Pihak Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement





