Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Masyarakat diimbau agar memilih calon kepala daerah dalam perhelatan Pilkada 2024, yang peduli dengan kesehatan warganya. Hal ini diutarakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam.
"Sebagai seorang dokter dan akademisi, tentu keberhasilan dan kepedulian dari seorang kepala daerah adalah bagaimana mereka menyiapkan dengan baik sarana dan prasarana kesehatan," katanya melalui keterangan di Jakarta, Sabtu (5/10/2024).
Ari menegaskan kesehatan adalah salah satu kebutuhan dasar dari masyarakat, sehingga seorang kepala daerah harus memperhatikan kesehatan masyarakatnya.
"Bagaimana kepala daerah tersebut turut membantu memperjuangkan sumber daya kesehatan di wilayahnya baik untuk tenaga dokter, dokter gigi, dokter spesialis termasuk juga petugas kesehatan lain seperti perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, dan berbagai tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh rumah sakit," ujarnya.
Selain itu. Ari juga mengingatkan kepada masyarakat agar memilih calon kepala daerah yang memiliki kepedulian dalam membangun sumber daya manusia.
BACA JUGA: Buah Bit Tak Begitu Populer Padahal Banyak Manfaat
Ia menekankan kepala daerah yang terpilih nantinya harus menyediakan upaya untuk memberikan beasiswa kepada putra daerah, untuk mengembangkan diri, dan kelak pada akhirnya bisa kembali ke kampung halamannya untuk membangun daerah tersebut.
"Pilih yang mau menjadi pelayan dan bukan untuk dilayani. Prinsip ini juga harus terus-menerus ditularkan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara yang di bawahnya," kata dia.
Ari juga mengimbau masyarakat agar memilih calon kepala daerah yang siap dikritik dan siap menerima keluhan dari masyarakatnya.
Menurut dia, muda atau tuanya seorang calon kepala daerah tidak menjadi ukuran bahwa mereka akan berhasil memimpin daerahnya.
Ia menekankan keterbukaan dan keinginan untuk mendengar atas keluhan masyarakat sebagai kunci dari kesuksesan kepala daerah. "Selamat memilih calon kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024," ucap Ari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.