33 Negara Siapkan Pangan Darurat, Stok Beras Indonesia 25 Juta Ton
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi membenarkan bahwa mereka memang sedang melakukan patroli pencegahan tawuran saat menelusuri kawasan Kali Bekasi yang menjadi lokasi penemuan tujuh mayat mengambang.
"Kami melakukan pencegahan aksi tawuran, itu yang dilakukan anggota pada saat di lokasi tersebut," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur, Minggu (22/9/2024).
Dani menegaskan pihaknya mendapat laporan bahwa anggotanya sedang membubarkan tawuran pada malam itu.
Terlebih, dia juga mendapat keterangan dari salah satu saksi bahwa diduga adanya tawuran sebelum kejadian.
Kendati demikian, pihaknya masih memastikan dugaan-dugaan itu dengan melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang yang berhasil diamankan. "Kami masih melakukan pemeriksaan, termasuk ada beberapa orang yang ditarik ke Polres Metro Bekasi Kota," ujarnya.
Terpisah, seorang saksi bernama Aldo Sihotang mengaku sempat melihat banyak orang membawa motor dan senjata tajam (sajam) pada malam itu. "Saya emang ngitung ada 25 motor, mereka konvoi bawa sajam, jadi pas turun mereka mencar," ujar Aldo.
Aldo mengatakan kelompok itu diteriaki warga sebagai begal sehingga mereka langsung melompat ke dalam sungai berarus deras itu.
Penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi, tepatnya belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai RT004/RW008, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi diketahui saksi Minggu pagi pada pukul 06.00 WIB dan dilaporkan pukul 07.00 WIB.
BACA JUGA: 7 Mayat Ditemukan Mengambang di Kali Bekasi, Polisi Selidiki
Polisi menyatakan penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi itu diduga karena tawuran. Kendati demikian, dugaan tersebut masih akan didalami kembali oleh kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak tujuh mayat ditemukan mengambang di Kali Bekasi, dekat Perumahan Jatirasa, Jatiasih Bekasi, Jawa Barat, Minggu.
Ketua Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso menjelaskan bahwa 7 mayat yang ditemukan tengah mengapung di Kali Bekasi tersebut berjenis kelamin pria dan dalam keadaan wajah membengkak. "Jadi sebagian wajah korban sudah mulai membengkak ya," tutur Priadi, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Sufmi Dasco Ahmad meminta kader Gerindra Banten memperkuat konsolidasi dan kekompakan untuk menghadapi Pemilu 2029 serta menyukseskan pemerintahan Prabowo.
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Penundaan cukai MBDK dinilai merugikan penerimaan negara dan upaya menekan konsumsi gula. Pemerintah menargetkan Rp1,7 triliun pada 2027.
Garudayaksa FC mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan ke-8 Super League. Brian Rubio mencetak dua gol, sedangkan Kevin Gomez mendapat kartu merah.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.