BAIC T1 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp373 Juta!
BAIC T1 resmi meluncur di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp373 juta. Simak spesifikasi, promo diskon hingga Rp91 juta, dan target penjualan EV terbaru BAIC di In
Pasukan Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA/Anadolu)
Harianjogja.com, JAKARTA–Amerika Serikat masih menunggu hasil dari penyelidikan Israel atas pembunuhan warga negara Turki-Amerika Aysenur Ezgi Eygi sebelum menentukan sikap.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan akan menunggu hasil penyelidikan dari Israel terkait peristiwa itu. Apakah ada tindakan pantas untuk dijatuhkan terhadap tentara Israel yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.
"Kami akan menunggu untuk memberikan penilaian tentang langkah apa yang harus diambil selanjutnya, hingga kami menerima hasil investigasi tersebut," kata Matthew Miller kepada wartawan, dikutip Sabtu (14/9/2024).
Miller mengatakan investigasi Israel terhadap pembunuhan Eygi harus “menyeluruh,” “cepat,” dan “transparan." "Kami akan membuat keputusan apa pun setelah investigasi itu selesai," ujarnya, menambahkan.
Dia juga mengulangi pernyataan Menlu Antony Blinken sebelumnya bahwa AS berharap pasukan Israel membuat perubahan pada aturan keterlibatan.
Ketika ditanya oleh Anadolu apakah akan ada konsekuensi jika Israel membunuh warga negara AS, Miller menjawab, "Tunggu hasil investigasi untuk mengetahui apakah perlu ada konsekuensi pidana khusus bagi individu yang terlibat".
"Kami sudah membaca laporan soal penggunaan kekuatan berlebihan oleh pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina dan kini ada dua warga negara Amerika meninggal, dan kami ingin hal itu segera berakhir," tutur Miller.
"Itulah sebabnya kami menginginkan ada perubahan pada aturan keterlibatan," imbuhnya.
Eygi, 26 tahun, seorang warga negara Turki-AS, dibunuh oleh pasukan Israel pada 6 September saat melakukan protes damai terhadap permukiman ilegal Israel dekat Nablus di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut penyelidikan awal tentara Israel pada Selasa (10/9), Eygi disebutkan "sangat mungkin" terkena tembakan Israel "secara tidak langsung dan tidak sengaja" yang menargetkan seorang provokator utama selama protes tersebut.
Namun, bukti video dan keterangan saksi mata bertentangan dengan versi Israel tentang kejadian itu.
Laporan terbaru surat kabar The Washington Post mengungkapkan bahwa Eygi ditembak lebih dari 30 menit setelah puncak konfrontasi di Beita.
Penembakan yang dialami Eygi juga terjadi sekitar 20 menit setelah para pengunjuk rasa bergerak sekitar 183 meter di jalan utama, menjauh dari pasukan Israel.
Pihak keluarga mengatakan bahwa Eygi terbunuh karena menjadi target serangan. Mereka meminta pemerintah AS melakukan penyelidikan secara independen atas kematian Eygi, seperti yang dilakukan oleh pemerintah Turki.
Eygi, lahir di Antalya, Turki, pada 1998. Saat masih bayi, ia dibawa keluarganya pindah ke AS bersama. Eygi lulus pada Juni dari Universitas Washington, tempat ia belajar psikologi serta bahasa dan budaya Timur Tengah.
Ia tiba di Tepi Barat Selasa lalu untuk menjadi relawan Gerakan Solidaritas Internasional (ISM) sebagai bagian dari upaya untuk mendukung dan melindungi para petani Palestina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BAIC T1 resmi meluncur di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp373 juta. Simak spesifikasi, promo diskon hingga Rp91 juta, dan target penjualan EV terbaru BAIC di In
Pemkot Jogja akan menertibkan plang Jalan Malioboro yang dipasang tanpa izin resmi. Plang dekorasi tetap diperbolehkan selama bukan berfungsi sebagai rambu ja
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
DPRD Bantul meminta pengawasan potensi kebakaran lahan diperkuat hingga tingkat RT selama musim kemarau. Jumlah kasus kebakaran lahan di Bantul tercatat meningk