Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, AFGANISTAN—Banjir yang melanda Provinsi Nangarhar, Kunar, Badakhshan dan Panjshir di Afghanistan menyebabkan sedikitnya 40 orang meninggal dan kerusakan parah pada infrastruktur, menurut laporan lembaga penyiaran Afghanistan, Tolo News, yang mengutip otoritas setempat, Senin.
BACA JUGA : Taliban Resmi Ganti Bendera Nasional Afghanistan Menjadi Emirat Islam
Provinsi Nangarhar menjadi yang paling terdampak kondisi cuaca ekstrem, di mana banjir besar serta angin kencang menewaskan sedikitnya 35 orang dan melukai 230 orang lainnya, menurut Tolo News.
Kepala Otoritas Penanggulangan Bencana Provinsi Badakhshan mengatakan kepada Tolo News bahwa jalan-jalan lumpuh total dan lahan pertanian mengalami kerusakan yang signifikan.
Selain itu, sebanyak 80 hingga 90 bangunan tempat tinggal juga luluh lantak akibat bencana tersebut, katanya menambahkan.
BACA JUGA : Evakuasi Udara di Afganistan Kian Sulit, 7 Orang Tewas di Bandara Kabul
Hujan deras masih mengguyur Afghanistan sejak April. Hujan musiman yang kian parah pada Mei telah menyebabkan banjir bandang di wilayah utara dan barat negara Asia Tengah tersebut, di antaranya Badakhshan, Baghlan, Ghor dan juga Herat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.