Advertisement

Sandiaga Usulkan Dana Abadi Pariwisata Rp2 Triliun untuk Moto GP hingga Konser Musik

Newswire
Minggu, 14 Juli 2024 - 17:07 WIB
Sunartono
Sandiaga Usulkan Dana Abadi Pariwisata Rp2 Triliun untuk Moto GP hingga Konser Musik Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. ANTARA - HO/Kemenparekraf\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengusulkan adanya dana abadi pariwisata Indonesia Quality Tourism Fund (IQTF) yang senilai Rp2 triliun dapat digunakan untuk berbagai acara, seperti kompetisi olahraga sampai festival musik.

Ia menyebut, nantinya penentuan event akan diputuskan oleh Presiden dan Wakil Presiden Terpilih RI tahun 2024-2029 yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Advertisement

BACA JUGA : Pemerintah Siapkan Skema Dana Abadi untuk Pembiayaan Rumah Selain Tapera

“Kemarin yang kami usulkan Moto GP, F1 Powerboat, Aquabike World Championship, World Surf League, dan beberapa kegiatan lainnya. Terus musiknya juga ada yang Java Jazz Festival, ada beberapa festival musik lainnya,” ujar Sandiaga Uno dalam acara Road to : Run For Independence Day 2024 di kawasan GBK, Jakarta, Minggu (14/7/2024).

Sandiaga menegaskan bahwa dana abadi pariwisata IQTF akan digunakan untuk mendanai berbagai acara yang fokus pada pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Nantinya, dana abadi pariwisata tersebut akan dikelola oleh Badan Layanan Usaha (BLU) milik Kementerian Keuangan, yaitu Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Sandiaga melanjutkan, penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) untuk dana abadi pariwisata diperkirakan akan selesai pada Agustus 2024 mendatang. "Selesainya Agustus (2024) ini. Kelihatannya akhir Agustus," ujar Sandiaga.

Sebagai informasi, dana awal kelolaan dari dana abadi pariwisata adalah senilai Rp2 triliun, yang akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025, yang akan dimasukkan ke dalam RAPBN tahun 2025. Sebelumnya, Sandiaga Uno menyebut dana pariwisata sampai saat ini masih dalam pengkajian dan mengumpulkan beberapa opsi untuk pengumpulan dana, serta besaran dana yang dimaksud.

BACA JUGA : Kemenparekraf Luncurkan Food Startup Indonesia 2024, Ini Tujuannya

Dana abadi pariwisata, lanjutnya, bakal dimanfaatkan dalam tujuan promosi branding nasional dalam mendukung keberlangsungan kegiatan (event) nasional yang berskala nasional dan internasional. Soal iuran kepariwisataan, dirinya memastikan iuran itu bakal dilaporkan secara transparan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Gunungkidul
| Sabtu, 04 April 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement