Advertisement

Pasukan Pakistan Klaim Tewaskan 11 Militan

Newswire
Minggu, 07 Juli 2024 - 13:47 WIB
Sunartono
Pasukan Pakistan Klaim Tewaskan 11 Militan Pasukan Pakistan menewaskan setidaknya 11 militan selama operasi militer sementara delapan warga sipil, termasuk mantan senator, juga kehilangan nyawa dalam serangan teror pada Juli. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.om, JAKARTA—Pasukan Pakistan menewaskan setidaknya 11 militan selama operasi militer sementara delapan warga sipil, termasuk mantan senator, juga kehilangan nyawa dalam serangan teror pada Juli.

Menurut militer Pakistan, pasukan mereka menewaskan 10 militan, termasuk dua diantaranya komandan paling dicari, di provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), yang berbatasan dengan Afghanistan, dalam empat hari terakhir sementara salah satu komandan militan tewas di wilayah Gilgit Baltistan pada Kamis.

Advertisement

BACA JUGA : Cheers Ikut Tampil dalam Event Piala Raja Kyokushinkai

Militer Pakistan meningkatkan operasi berbasis intelijen di KP setelah serangan terbaru terhadap tentara di distrik Waziristan, Khyber dan Kurram. Pada Rabu, sebuah van polisi terkena bom buatan (IED) di wilayah Jalala, distrik Mardan yang menewaskan tiga orang dan melukai 10 lainnya.

Serangan teror telah meningkat di wilayah perbatasan KP setelah Perdana Menteri Shehbaz Sharid menyetujui dan mengumumkan kampanye kontra-terorisme nasional yang “dihidupkan kembali” pada bulan lalu untuk “memberantas ekstremisme dan terorisme dari negara tersebut,” yang dikenal sebagai Azm-e-Istehkam atau tekad untuk bertahan lama.

Namun, pengumuman tersebut memicu penentangan dan kritik dari partai politik dan warga KP, yang sebagian besar menentang operasi militer baru di wilayah itu. Pemerintah berencana mengadakan konferensi dengan semua pihak pada akhir bulan ini untuk membahas operasi militer tersebut.

Pada hari Jumat, tentara Pakistan membuat pernyataan, setelah Konferensi Komandan Korps yang dipimpin oleh panglima militer Jenderal Asim Munir, menolak “kritik yang tidak beralasan” dan mengatakan “Azm-e-Istehkam” bertujuan untuk membongkar hubungan terorisme dan spektrum ilegal di negara itu untuk menjaga stabilitas.

BACA JUGA : Bidik Pasar Manca Negara, Sleman Kenalkan Potensi Wisata di Malaysian Association of Tour and Travel Agents

Bulan lalu tercatat ada 60 kematian, meliputi 33 aparat keamanan dan 26 warga sipil, dalam 69 serangan teror, menurut laporan terbaru yang dikeluarkan oleh lembaga pemikir yang berbasis di Islamabad, Institut Studi Konflik dan Keamanan Pakistan (PICSS).

PICSS mendata dalam enam bulan pertama tahun ini, Pakistan menjadi saksi atas 478 serangan militan dari Januari hingga Juni dengan 474 kematian dan 539 cedera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement