Advertisement
GP Ansor Dukung Kadernya Maju di Pilkada Serentak 2024
Ilustrasi. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin mendukung kader Ansor yang maju di Pilkada serentak di seluruh Indonesia pada 27 Nopember 2024.
Secara organisasi, kata Ansor sesuai khittah organisasi yang mengayomi semua politik dan bersifat netral. Tetapi tidak bisa dipungkiri Ansor dengan kebesarannya dan sahabat banyak maju di daerah maka secara moral Ansor akan mendukung.
Advertisement
"Bagaimana semua sahabat - sahabat Ansor bisa kuat di akar rumput, kuat di parpol pendukung dan mereka jadi ke depan," kata Addin setelah membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) PW GP Ansor Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Sabtu (6/7/2024)
BACA JUGA: Hasil Akhir Belanda vs Turki, Skor 2-1, De Oranje Hadapi Inggris di Semifinal Euro 2024
Didampingi Ketua Ansor NTB Zamroni Aziz, ia mengatakan kehadiran kader-kader Ansor di pilkada serentak 2024 bukan karena kebetulan, melainkan mereka lahir dari tahapan kaderisasi yang tangguh, baik secara mental, jaringan di akar rumput, jaringan di politik, dan segala macam.
"Sehingga kalau ada kader Ansor yang maju di pilkada, maka kami dapat pastikan mereka itu kader terbaik di organisasi maka seharusnya bisa menjadi peluang menang di pilkada dan harapan kita parpol bisa mendukung," ujarnya.
Namun demikian mengingat pilpres dan pilkada saling berdekatan, pihaknya berharap pelaksanaan pilkada yang akan berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk NTB dapat berjalan secara demokratis, masyarakat sebagai pemilih semakin matang dalam melibatkan diri baik soal pilihan maupun berpolitik. Termasuk juga peserta pilkada, partai politik dan penyelenggara pemilu.
"Karena situasinya berdekatan antara pilpres dan pilkada, tentu mudahan luka-luka di pilpres cepat sembuh. Pilkada damai, pesta demokrasi berjalan lancar, begitu juga penyelenggara pemilu transparan dan akuntabel," katanya.
"Dan paling penting tidak menimbulkan friksi sosial yang berkepanjangan karena apa, pekerjaan rumah (PR) ke depan setelah pilkada itu jauh lebih besar karena terkait dengan agenda-agenda bangsa ini. Untuk itu pilkada harus kondusif dan melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik di daerahnya masing-masing, karena harus di akui kemajuan seluruh daerah ditentukan oleh proses pilkada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement









