Advertisement
Tiba-Tiba Dicopot Paksa sebagai Sekjen PBB, Afriansyah Noor Mengaku Heran
Mantan Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), yang juga merupakan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor (tengah) didampingi Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kemnaker, Indah Anggoro Putri (kiri) saat ditemui di Gedung Advokasi Kemenaker, Jakarta, Kamis (4/4/2024). - Ni Luh Anggela
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor heran lantaran dirinya tiba-tiba diberhentikan secara paksa sebagai Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB).
Pasalnya, menurut Afriansyah, pihak yang menandatangani pencopotan itu adalah Yusril Ihza Mahendra yang sudah mundur sebagai Ketua Umum PBB sejak 18 Mei 2024 lalu dan tidak memiliki kapasitas untuk mencopot seseorang.
Advertisement
Sementara surat pencopotan itu, menurut Afriansyah diterbitkan pada tanggal 25 Mei 2024 atau satu minggu setelah Yusril Ihza Mahendra mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PBB. "Jadi yang tanda tangan di surat itu sudah mundur dari 18 Mei lalu. Dasar pemecatan saya ini suratnya diterbitkan tanggal 25 Mei 2024," tuturnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Jakarta, Minggu (16/6/2024).
Baca Juga: Tok! Partai Bulan Bintang Usung Prabowo Jadi Capres 2024
Afriansyah sendiri mengaku masih belum memikirkan upaya berikutnya setelah dia dicopot paksa sebagai Sekjen PBB. Dia mengatakan bahwa masih mendiskusikan hal tersebut dengan beberapa pihak. "Saya masih pertimbangkan upaya lainnya," kata Afriansyah yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker).
Baca Juga: PBB Pinang Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
Sebelumnya diberitakan, Penjabat (Pj) Ketum PBB Fahri Bachmid telah mencopot Afriansyah Noor dari posisi Sekretaris Jenderal PBB. "Iya pada prinsipnya penggantian posisi sekjen atau pengurus dalam struktur suatu organisasi adalah hal yang lumrah dan biasa saja, tidak ada hal yang luar biasa," tuturnya.
Baca Juga: Kemenaker Masih Godok UMP 2023
Fahri menjelaskan ketika dirinya menjabat Pj Ketum PBB setelah Musyawarah Dewan Partai (MDP) PBB pada tanggal 18 Mei 2024 lalu, dia langsung mengambil berbagai kebijakan serta langkah-langkah organisatoris untuk kepentingan penataan dan konsolidasi internal partai. Berdasarkan catatan JIBI, Fahri Bachmid menggantikan Yusril Ihza Mahendra yang memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Yusril menyampaikan alasannya mundur sebagai ketua umum karena ingin beristirahat dari kepengurusan partai politik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement






