Advertisement
Penanganan Potensi Krisis Air Bersih di Empat Kawasan Jadi Perhatian World Water Forum ke-10 di Bali
Ilustrasi. - Reuters/Mike Hutchings
Advertisement
Harianjogja.com, BALI–Koordinator kawasan Asia-Pasifik, Mediterania, Amerika, dan Afrika melakukan pertemuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan langkah prioritas terkait dengan krisis air pada tingkat lokal dan regional pada World Water Forum ke-10 di Bali.
Dalam Forum tersebut, masing-masing delegasi membagikan hasil diskusi selama satu tahun dan menyampaikan ide-ide nyata dalam mengatasi tantangan air di tingkat regional.
Advertisement
BACA JUGA: World Water Forum 2024: AHY Minta Pemda Pastikan Masyarakat Dapat Akses Air Bersih
Pembicara dalam forum itu adalah Presiden Mediterranean Water Institute (IME) Alain Meyssonnier, CEO of Sabesp Benedito Braga, Executive Secretary of African Ministers’ Council on Water (AMCOW) Rashid Mbaziira.
Selain itu, Chair of Governing Council Asia-Pacific Water Forum (APWF) Changhua Wu, dan Eelco Van Beek dari Asian Development Bank (ADB).
Forum tersebut juga memberikan pemahaman tentang aspek-aspek prioritas air secara umum, tetapi acapkali berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya.
Proses regional menjadi perhatian Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon saat pembukaan pada Selasa lalu. Dia menegaskan sesi proses regional sangat penting dan akan menjadi tonggak yang signifikan dari keseluruhan pembahasan tentang air pada pekan ini.
"Semangat berkolaborasi tidak hanya menjadi pondasi yang kuat untuk masa depan (pengelolaan air) yang berkesinambungan, tetapi juga memainkan peran krusial dalam keberhasilan (pengelolaan air) dari masing-masing kawasan," kata Fauchon dikutip Kamis (23/5/2024)
Seluruh sesi proses regional harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berkolaborasi dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah air, katanya. Mengatasi air di masing-masing kawasan dan antar-kawasan memiliki keterkaitan satu sama lain.
World Water Forum ke-10 yang akan berlangsung hingga 25 Mei di Bali telah menghasilkan Deklarasi Menteri yang disahkan di akhir Pertemuan Tingkat Menteri dan dihadiri 106 negara dan 27 organisasi internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Salat Id di Gumuk Pasir Bantul, Umat Muslim Diajak Pererat Persatuan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Ribu Kendaraan Padati Jalur Mudik pada Puncak Arus Lebaran
- PDI Perjuangan DIY Dirikan Posko Gotong Royong Mudik di Lima Titik
- Mabes TNI Selidiki Sosok Pemberi Perintah Penyiraman Aktivis KontraS
- OPINI: Fathers Matter: Ayah, Kesetaraan, dan Masa Depan Generasi
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
- Warga Negeri Hila Maluku Tengah Rayakan Idulfitri Hari Ini
- Obituarium Koeswanto, Sosok Santun Gemar Menolong
Advertisement
Advertisement








