Advertisement

Penjelasan KNKT Terkait Pesawat Jatuh di Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai

Newswire
Senin, 20 Mei 2024 - 05:37 WIB
Sunartono
Penjelasan KNKT Terkait Pesawat Jatuh di Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menginvestigasi insiden pesawat jatuh di Kawasan Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menginvestigasi insiden pesawat jatuh di Kawasan Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu.

“Mengenai penyebab jatuhnya pesawat akan diinvestigasi oleh pihak KNKT,” kata Adita melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu (19/5/2024) malam.

Advertisement

Adita menerangkan investigasi pesawat jatuh tipe Tecnam P2006T bernomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club oleh KNKT itu sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA : Polisi Paparkan Rute Pesawat yang Jatuh di Lapangan BSD

Adita menyatakan Kementerian Perhubungan akan mendukung sepenuhnya proses investigasi pesawat yang terbang dari Bandara Salakanagara di Tanjung Lesung menuju Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan itu.

Kementerian Perhubungan, kata Adita, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas insiden nahas tersebut. “Dan tentu kami akan terus melakukan berbagai upaya untuk dapat memberikan pemutakhiran informasi dan data kepada seluruh masyarakat," kata dia.

Pesawat itu jatuh di Kawasan Lapangan Sunburst, Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu (19/5), sekitar pukul 13.50 WIB.

Kecelakaan udara menewaskan pilot, co pilot dan mekanik yang ketiganya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri di Keramat Jati, Jakarta Timur. Adita mengungkapkan ketiga korban meninggal dunia itu adalah pilot Pulu Darmawan, co-pilot Suanda dan teknisi Farid Ahmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Gempur Rokok Ilegal

Advertisement

alt

Pelaku Usaha Peternakan Babi di Bantul Diimbau Urus Izin Lingkungan

Bantul
| Selasa, 25 Juni 2024, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Inilah Rute Penerbangan Terpendek di Dunia, Naik Pesawat Hanya Kurang dari 2 Menit

Wisata
| Sabtu, 22 Juni 2024, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement