Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang, 179 Kios Terdampak
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Salah satu sukarelawan Gusdurian Peduli membagikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di Bawean, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Gusdurian Peduli
Salah satu sukarelawan Gusdurian Peduli Kristian Wibowo dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Sabtu malam, mengatakan tidak hanya minim bantuan sembako, namun warga terdampak di dua wilayah itu juga mengaku kekurangan terpal untuk dinding tenda.
"Akibatnya, bila terjadi hujan, air menggenangi alas tenda dan bantuan selimut, obat nyamuk juga masih kurang. Saat ini, penyakit seperti demam, flu, dan batuk pilek juga mulai menyerang mereka," ucapnya.
Sedangkan untuk masalah air, kata Kristian, warga terdampak di pengungsian menggunakan sumber untuk kebutuhan mandi, minum, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, pihaknya masih terus mendampingi para penyintas gempa serta menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat Bawean.
Sementara itu, Ketua Gusdurian Peduli Aak Abdullah Al-Kudus mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggandeng relawan lokal untuk upaya mempercepat pendistribusian bantuan kepada ribuan warga terdampak gempa Bawean.
Menurut Gus Aak, sapaan akrabnya, upaya tersebut dilakukan karena untuk mendistribusikan bantuan ke lokasi terdampak, khususnya di Pulau Bawean, tidaklah mudah.
"Sebagai pulau kecil, para relawan memiliki kesulitan untuk menyalurkan bantuan ke Pulau Bawean. Sebab, jalur yang menantang membuat kendaraan yang mengangkut bantuan tidak bisa bergerak dengan cepat," ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, sebagai respon cepat membantu warga terdampak, telah bekerja sama dengan relawan lokal dan lembaga-lembaga terkait untuk segera mungkin mendistribusikan bantuan.
Beberapa lembaga yang terlibat dalam respon gempa Bawean antara lain, yaitu PCNU Bawean, LAZISNU, Banser, Ansor Bawean, Gusdurian Gresik, Gusdurian Tuban, Karina Keuskupan Surabaya, dan PSMB UPN Veteran Yogyakarta.
BACA JUGA: 12 Fakta Gempa Bawean, Bersifat Destruktif, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Laut Jawa
"Relawan lokal berperan besar membantu distribusi bantuan kepada warga terdampak. Insya Allah, Gusdurian Peduli bisa melakukan respon lebih cepat dan efektif," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Brand Ambassador Gusdurian Peduli Inayah Wahid mengatakan setelah melihat dampak gempa Bawean yang besar, pihaknya mengajak masyarakat Indonesia untuk bahu membahu membantu ribuan warga terdampak.
”Mengingat dampak yang begitu besar, gempa Pulau Bawean perlu mendapat penanganan serius. Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus bahu-membahu sebab ini membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit,” ujarnya.
Saat ini, Gusdurian Peduli bekerja sama dengan relawan lokal di Pulau Bawean masih terus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa Bawean agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Untuk turut serta membantu warga terdampak gempa Bawean, masyarakat dapat menyalurkan bantuannya lewat Gusdurian Peduli melalui rekening BCA 8610603999 a/n Yayasan Jaringan Gusdurian Peduli.
Untuk mempermudah pendataan, setiap bantuan yang disalurkan ke rekening Gusdurian Peduli diharapkan untuk menambah kode 22 di akhir nominal. Misalnya, Rp500.022,00.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.