Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Foto Ilustrasi. Sejumlah rambu peringatan terpasang di pinggir jalur fungsional tol Solo-Yogyakarta di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (22/12/2023). PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) mulai mengoperasikan jalur fungsional tol Solo-Jogja untuk arus mudik liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 sehingga pengemudi dapat melewatinya melalui gerbang tol Banyudono dan gerbang tol Colomadu hingga Karanganom, Klaten. - Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, KLATEN—Tol Jogja-Solo bakal dioperasikan secara fungsional pada arus mudik dan balik Lebaran 2024. Pemudik yang hendak melewati tol ini dibatasi kecepatan laju kendaraannya yaitu maksimal 40 Km per jam.
Tol Jogja-Solo fungsional bakal dioperasikan 11 hari mulai 5 April 2024. Panjang jalur tol yang dioperasikan mencapai 22 kilometer (km) dari Kartasura sampai Ngawen, Klaten, Jawa Tengah.
Pada 5-11 April 2024 atau arus mudik, tol fungsional dioperasikan dari arah Kartasura menuju Klaten. Sementara pada 12-15 April 2024 atau arus balik beroperasi dari arah sebaliknya atau Klaten menuju Kartasura.
Mengutip informasi dari akun Instagram (IG) @jasamargajogjasolo_official, sebagian ruas tol Solo-Jogja difungsikan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2024. Jalur fungsional yang bisa dilalui para pemudik merupakan bagian dari pekerjaan tahap I yakni segmen Kartasura-Klaten.
Jalur fungsional yang dioperasikan pada Lebaran nanti lebih panjang 9 km dibandingkan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Pada libur Nataru jalur fungsional hanya sepanjang 13 km.
“Untuk fungsionalisasi pada arus mudik Lebaran 2024 kami rencanakan minimal (para pemudik) dari Solo sudah bisa exit di Kecamatan Ngawen, Klaten dengan waktu tempuh hanya 25 menit,” tulis penjelasan pada unggahan akun Instagram PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), seperti dikutip dari Solopos.com jaringan Harianjogja.com Selasa (26/3/2024).
BACA JUGA: Cegah Kecelakaan Laut, Objek Wisata Pantai di Gunukidul Mulai Dipetakan
Arus lalu lintas di jalur fungsional berlaku satu arah dengan menggunakan satu jalur. Jenis kendaraan yang boleh melewati tol fungsional masih sama seperti sebelumnya yakni dibatasi hanya golongan 1 atau kendaraan roda empat nonbus dan nontruk. Jam operasional jalur fungsional yakni pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Para pemudik bisa memasuki tol fungsional Solo-Jogja melalui beberapa akses.
Akses Keluar Masuk
Pada periode masa mudik, pemudik dari jalur tol Trans Jawa dapat langsung melanjutkan perjalanan ke jalur fungsional melalui Gerbang Tol Colomadu sampai keluar di gerbang tol Karanganom, Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, atau gerbang tol Klaten di Desa/Kecamatan Ngawen.
Sedangkan pemudik dari jalan arteri baik dari arah Solo maupun Boyolali dapat masuk melalui gerbang tol Banyudono untuk tujuan tol Trans Jawa maupun tol fungsional Solo-Jogja.
General Manager Lahan dan Utilitas PT JMJ, Muhammad Amin, mengatakan konstruksi tol yang akan dilewati saat fungsional Lebaran terus disiapkan. “Nanti dioperasikan satu arah saja. Kecepatan maksimal masih sama dengan saat Nataru [40 km/jam],” jelas Amin, Selasa (26/3/2024).
Amin menjelaskan warga yang melintasi tol fungsional bisa keluar melalui gerbang tol Kuncen maupun Ngawen. Artinya, dua gerbang tol tersebut bakal dibuka selama tol beroperasi fungsional.
Sebelumnya, Direktur Teknik PT JMJ, Pristi Wahyono, mengatakan saat ini penyiapan jalur fungsional masih terus dilakukan. “Saat ini teman-teman sedang berjibaku menyiapkan janji-janji yang kami sampaikan. Kami akan membuka jalur sebagai jalur Lebaran dari masuk Kartasura sampai Ngawen, Klaten,” kata Pristi saat ditemui wartawan di Pemkab Klaten, Kamis (21/3/2024) sore.
“Ini akan kami siapkan semaksimal mungkin supaya bisa dinikmati para pemudik atau siapa pun. Sekarang masih berjuang teman-teman meski waktu tinggal dua pekan ini. Tetapi teman di sana menyampaikan tetap optimistis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Realisasi Dana Desa Sleman 2026 tercatat 51,97% per 8 Oktober. DPMK menyebut masih banyak realisasi di lapangan yang belum diinput.
Kajari Konawe Fachrizal ditangkap Kejati Sultra terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Kasusnya kini diserahkan ke Kejagung untuk diperiksa.
Kabupaten Magelang mengukuhkan 20 dewan hakim untuk menilai 443 peserta MTQ, MQK, dan Festival Rebana 2026.
Bamsoet menegaskan hasil Pilpres 2024 tetap sah setelah putusan MK terkait Gibran. Ia meminta putusan dan proses selanjutnya dihormati.
Sebanyak 29.493 siswa di 90 sekolah Kulonprogo mengikuti Pemilos serentak berbasis E-Voting sebagai pendidikan demokrasi dan politik awal.