Advertisement
Pimpin Latihan Penerjun Payung, Kom Jong Un Serukan Persiapan Perang
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, SEOUL—Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan persiapan penuh untuk perang saat memimpin latihan militer yang melibatkan tentara penerjun payung.
Demikian menurut media pemerintah pada Sabtu, yang sepertinya balasan atas latihan militer bersama Korea Selatan dengan Amerika Serikat.
Advertisement
Pelatihan unit militer lintas udara yang diadakan pada Jumat bertujuan untuk memeriksa kesiapan pasukan terjun payung untuk dimobilisasi dalam setiap rencana operasi militer saat “keadaan darurat di masa perang,” menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Kim menekankan bahwa "tugas utama" Tentara Rakyat Korea (KPA) adalah melakukan persiapan penuh untuk perang.
"Dia menggarisbawahi perlunya setiap personel militer KPA untuk dengan tegas mempersenjatai diri mereka dengan tekad melawan musuh dan pandangan menyeluruh mengenai perang bahwa mereka harus mengubah sejarah tanpa gagal jika perang pecah,” kata KCNA.
BACA JUGA: Kim Jong-un Sebut Korea Selatan Jadi Musuh Utama
Sebelumnya pada Kamis, Korsel dan AS menyelesaikan latihan Freedom Shield tahunan setelah 11 hari pelaksanaan untuk memperkuat pertahanan melawan ancaman nuklir dan rudal Korut.
Sebagai balasan, pemimpin Korut tersebut memimpin latihan militer, termasuk latihan tembak artileri dan latihan yang melibatkan unit tank.
Kim Jong-un telah mendefinisikan hubungan antar-Korea sebagai hubungan antara "dua negara yang saling bermusuhan" dan berjanji untuk mengendalikan wilayah Korea Selatan jika terjadi perang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
YIA Siapkan Posko Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Diprediksi Tinggi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Guru Besar UII Dukung Aksi Mahasiswa Tagih Janji Reformasi Polri
- Cuaca DIY 26-28 Februari, BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat
- THR ASN Bantul Belum Cair, Pemkab Masih Tunggu Aturan Pusat
- Separator Ring Road Utara Dibongkar untuk Ramp Tol Jogja-Solo
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- PDM Boyolali Usul MBG Dikelola Sekolah, Ini Alasannya
- Satpol PP dan Komisi A DPRD Bantul Gaungkan Bahaya Narkoba ke Sekolah
Advertisement
Advertisement








