Laba Meituan-Alibaba Tertekan, Akibat Perang Harga di E-commerce
layanan belanja dengan pengantaran cepat dalam satu jam diperkirakan semakin menekan laba jangka pendek .
Ilustrasi BPJS Kesehatan./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan mencatat jumlah peserta sebanyak 267,31 juta per 31 Desember 2023 atau sekitar 94,77% dari jumlah penduduk Indonesia. Angka tersebut tumbuh dibandingkan dengan posisi per 1 September 2023 yakni 262,74 juta.
Jumlah peserta per akhir Desember tersebut mencakup 94,77% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 279,12 juta, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pada semester I/2023.
“Secara nasional, posisi 31 Desember 2023 jumlah peserta JKN [Jaminan Kesehatan Nasional] adalah 267,31 juta atau 95,77% dari total penduduk,” kata Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun saat dihubungi Bisnis, Senin (8/1/2024).
David menjelaskan masih ada tujuh provinsi dari 38 provinsi yang cakupan cakupan kepesertaannya berada di bawah 95%. Beberapa di antaranya Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Maluku Utara.
Dari tujuh provinsi tersebut, tiga diantaranya bahkan cakupan kepesertaannya hanya 90% dari total penduduk yakni Sumatera Utara, Jambi dan Kalimantan Barat.
BACA JUGA: Catat! Ini Iuran BPJS Kesehatan Kelas I, II dan III Peserta Mandiri 2023
BACA JUGA: BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Tahun Ini, Cek Persyaratannya
Untuk level Kabupaten/Kota 416 dari 514 Kabupaten/Kota kepesertaannya sudah mencakup di atas 95%. Sementara tiga kabupaten terendah adalah Kabupaten Jember 69.6%, Kabupaten Halmahera Selatan 63%, dan Kabupaten Pulau Taliabu 59.5%.
BPJS Kesehatan menargetkan cakupan kepesertaan mencapai 98%, dari jumlah penduduk 276 juta pada 2024 atau bertambah 9 juta peserta. Hal tersebut sesuai amanat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024, sebagai tahapan akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005–2025, di mana sedikitnya 98 persen dari total populasi Indonesia menjadi anggota JKN.
Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Peta Jalan Jaminan Sosial 2023-2024 dijelaskan bahwa tujuan kepesertaan program JKN menurut segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebesar 111 juta pada 2023.
Pada 2024, segmen PBI harus mencapai 113 juta kepesertaan. Sementara itu, untuk segmen non-PBI mencapai 141,46 juta pada 2023. Pada 2024, non-PBI diharapkan mencapai 161,36 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
layanan belanja dengan pengantaran cepat dalam satu jam diperkirakan semakin menekan laba jangka pendek .
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.